MAKASSAR, BUKAMATANEWS - Jalan Letjen Hertasning dan Aroepala di Kota Makassar rusak parah dan berlubang. Kondisi ruas milik Pemprov Sulsel itu disebut tak akan berubah hingga 4 bulan lagi.
Hal itu diungkapkan Ketua Komisi D DPRD Sulsel, Kadir Halid. Sebagai legislator yang membidangi infrastruktur, Kadir mengatakan perbaikan jalan rusak Hertasning-Aroepala telah dianggarkan.
Duit negara yang disiapkan untuk memperbaiki jalan rusak tersebut mencapai Rp32 miliar. Hanya saja, panjang ruas yang dikerjakan nantinya baru 2 Km dan khusus Jalan Aroepala.
"Anggarannya sudah ada 32 miliar, tinggal DID-nya. Yang diperbaiki itu Jalan Aroepala sampai perbatasan Gowa-Makassar, tidak jalan Hertasning," ujar Kadir Halid saat ditemui di kantor DPRD Sulsel, Makassar, Selasa (18/3/2025).
Kadir menjelaskan, Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel bakal memperbaiki dua lajur Jalan Aroepala dengan beton dan aspal.
Legislator Golkar itu menyebut, satu lajur Jalan Aroepala memakai beton, sementara lajur lainnya memakai aspal hitam.
"Sebelah aspal, sebelah beton karena anggaran terbatas. Drainasenya juga dikerjakan semua," jelas Kadir Halid.
Kadir sendiri mengaku sangat terganggu dengan kondisi jalan Hertasning-Aroepala. Apalagi, kondisi jalan yang berlubang membuat arus lalu lintas kerap tersendat.
Saat ditanya kapan Jalan Aroepala akan diperbaiki, Kadir menyebut Dinas Bina Marga Sulsel diperkirakan bakal mengerjakan jalan tersebut pada 3 sampai 4 bulan lagi.
"Insya Allah tahun ini selesai Aroepala, bulan 7 atau bulan 8. Saya sendiri juga lewat di situ kalau ke pesantren, jadi empat bulan kita masih menderita," kelakar Kadir Halid.
Sebelumnya, Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel, Astina Abbas menegaskan, untuk tahun 2025 ini ruas Jalan Hertasning akan ditangani dengan pemeliharaan berkala saja.
Itu bakal dilakukan sebab, Astina mengklaim jumlah lubang dan diameternya tidak begitu banyak dan parah. Sehingga, pemeliharaan saja yang perlu dilakukan.
Sedangkan untuk ruas Jalan Aroepala, kata dia, akan ditangani dengan rekonstruksi. Artinya, akan ada pekejaan rehabilitasi mayor di ruas jalan ini tahun 2025, demi memberikan layanan yang prima kepada maasyarakat m
BERITA TERKAIT
-
Lukman B Kady Salurkan Air Bersih untuk Warga Bontomanai Takalar di Tengah El Nino
-
Nasib 600 Buruh Bagasi Pelabuhan Makassar Disorot, DPRD Sulsel Beri Tenggat 3 Bulan
-
Peduli Kondisi Masyarakat, Gubernur Andi Sudirman Tegaskan Pajak Daerah Tak Naik
-
"Hak Melekat, Tanggung Jawab Moral Juga", Dokter Fadli Ananda Bagikan Seluruh Gajinya untuk Bantu Pasien di Rumah Sakit
-
Serap Aspirasi Warga Paccellekang Gowa, Lukman B Kady Soroti Fasilitas Sekolah hingga Infrastruktur Desa