Dewi Yuliani : Rabu, 12 Maret 2025 19:32
Wakapolres Bone Kompol Antonius Tutleta saat menerima aspirasi dari Forbes Anti Narkoba dari ratusan mahasiswa yang menggelar aksi di depan kantor Polres Bone.

BONE, BUKAMATANEWS - Kasat Narkoba Polres Bone AKP Aswar dicopot dari jabatannya dan digantikan oleh AKP Irwandi, mantan Kapolsek Barebbo.

Hal itu disampaikan oleh Wakapolres Bone Kompol Antonius Tutleta saat menerima aspirasi dari Forbes Anti Narkoba dari ratusan mahasiswa yang menggelar aksi di depan kantor Polres Bone.

"Tadi pagi Polda Sulsel telah mengeluarkan surat perintah bahwa Kasat Narkoba AKP Aswar dinonaktifkan dari jabatannya dan digantikan oleh mantan Kapolsek Barebbo AKP Irwandi," kata Kompol Antonius, Rabu, 12 Maret 2025.

Dicopotnya AKP Aswar sebagai Kasat Narkoba setelah percakapannya beredar di sosial media yang diduga meminta uang sebesar Rp80 juta terhadap keluarga tersangka kasus narkoba yang sebelumnya diamankan oleh pihaknya, beberapa waktu lalu.

Sebelumnya beredar di grup-grup Whatsapp rekaman suara seorang warga yang mengaku melakukan lobi terhadap Kasat Narkoba untuk melepaskan salah satu keluarganya yang ditangkap narkoba.

"Kan mabbicaraka denre Kasat narkobanya (saya tadi sudah bicara dengan Kasat narkoba). Kan Polda malai (Polda yang tangkap awalnya). Kasat narkobanya Bone mabbicaraka siapa tahu ada yang bisa di lobi-lobi," demikian isi rekaman tersebut.

Selain itu dalam rekaman itu juga mengatakan bahwa keluarga pelaku narkoba ini mengaku jika Kasat Narkoba Polres Bone menyanggupi untuk berkomunikasi dengan Polda.

"Taroka pale dolo mabbicaraka sibawa Polda (biar saya bicara dulu sama Polda), karena pelaku ini sementara dititip di Polres Bone, ketiga pelaku ini belum dimasukan dalam sel karena tadi malam saya memang sudah bicara jangan dikasi masuk di kantor, Biarmi dulu diluar siapa tau nilai uang yang diminta itu disanggupi oleh keluarga pelaku," ucap penelpon dalam rekaman tersebut.

Selain rekaman, juga beredar bukti chat yang diduga Kasat Narkoba Polres Bone. Dalam chat Whatsapp tersebut disampaikan, "maksudku siap-siapmaki dulu tambahannya 10 sappo, siapa tahu ada info minta tambahi, suruh keluarga tidak ada cerita-cerita, jadi seolah-olah adikta dibawa ke Polda sappiseng."

Dalam chat tersebut juga diketahui bahwa keluarga pelaku narkoba ini sudah menyiapkan uang sebesar Rp70 juta dan Kasat Narkoba diduga meminta tambahan sebesar Rp10 juta lagi. (*)