MAKASSAR, BUKAMATANEWS - Ratusan mahasiswa kembali melakukan unjuk rasa di depan Universitas Negeri Makassar (UNM), Jalan AP Pettarani, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Jumat, 21 Februari 2025.
Aksi mahasiswa yang digelar sejak siang tadi itu masih mengangkat soal beberapa kebijakan pemerintah yang dianggap tidak pro terhadap rakyat.
Berdasarkan pantauan, sekitar pukul 19:00 Wita, massa masih bertahan dengan memblokade ruas jalan dengan truk tronton dan membakar ban bekas.
Akibat aksi mahasiswa ini, kemacetan parah terjadi sejak siang. Tidak sedikit pengendara yang geram dengan aksi mahasiswa tersebut.
Bentrokan pun pecah antara warga dan mahasiswa. Hal itu dipicu lantaran warga sudah muak dengan aksi mahasiswa yang memblokir jalan.
Hingga saat ini kondisi di ruas jalan antar provinsi tersebut mencekam lemparan batu dari segala arah mewarnai di lokasi.
Diketahui, gelombang unjuk rasa mahasiswa terjadi usai Presiden Prabowo Subianto menargetkan bakal melakukan efisiensi anggaran di berbagai sektor kementerian.
Gelombang unjuk rasa terjadi, lantaran efisiensi anggaran juga digadang-gadang bakal dilakukan di sektor kesehatan dan pendidikan. Hal itu lah dijadikan mahasiswa sebagai program yang tidak pro terhadap rakyat.
Diketahui, Prabowo menargetkan efisiensi anggaran hingga 44 miliar dollar AS atau setara Rp 750 triliun pada tahun pertama kepemimpinannya untuk membiayai Makan Bergizi Gratis dan "menyuntik" BPI Danantara.
Dalam kebijakan itu, pemerintah diharapkan agar kebijakan efisiensi memberi dampak maksimal bagi kesejahteraan masyarakat. (*)
BERITA TERKAIT
-
Diterjemahkan Guru Besar UNM, 1.000 Alquran Bahasa Makassar Bakal Dicetak Pasca Uji Validasi Publik
-
Bulan Bahasa 2025, Prof Anshari Tekankan Kekuatan Bahasa Indonesia di Kancah Global
-
Unjuk Rasa Mahasiswa Soal Jual Beli Bantuan Alsintan di Bone Berakhir Ricuh
-
UNM-Pemkot Makassar Bentuk Tim Khusus Rancang Kurikulum Bermuatan Lokal
-
Wali Kota Munafri Hadiri Dies Natalis ke-64 UNM, Ajak Perkuat Sinergi Bangun Makassar