MAKASSAR, BUKAMATANEWS - Kepala Kantor Konsuler Jepang Ohashi Koichi mengundang Pj Gubernur Sulsel Prof Fadjry Djufry sebagai tamu utama dalam Resepsi Perayaan Hari Kelahiran Sri Baginda Kaisar Jepang. Rencananya, kegiatan tersebut akan diselenggarakan pada pertengahan bulan Februari 2025.
"Saya ingin mengundang Bapak Penjabat Gubernur Sulsel sebagai tamu utama dan memberikan sambutan untuk Resepsi Perayaan Hari Kelahiran Sri Baginda Kaisar Jepang," ujar Ohashi Koichi saat audiensi dengan Pj Gubernur Sulsel Prof Fadjry Djufry, di Kantor Gubernur Sulsel, Kamis, 30 Januari 2025.
Konjen Jepang juga merasa senang sekali, kehadirannya mendapat sambutan baik Pemprov Sulsel. "Kita mengucapkan selamat atas pelantikan Bapak sebagai Penjabat Gubernur Sulsel dan ucapan terima kasih atas kerjasama yang terjalin selama ini antara Pemerintah Provinsi Sulsel dan Jepang," ungkapnya.
Pemerintah Jepang, kata dia, siap dalam rencana kerja sama yang bisa disinergikan, baik di bidang ekonomi, kebudayaan, dan lainnya.
"Pemerintah Jepang juga senantiasa mendukung prioritas Bapak Presiden Prabowo, seperti program Makan Bergizi Gratis," imbuhnya.
Pj Gubernur Sulsel, Prof Fadjry Djufry menyambut baik kehadiran Konjen Jepang. Ia juga berharap sinergi dan kerjasama dapat terus terjalin antara Pemprov Sulsel dan Pemerintah Jepang.
"Bapak Presiden sudah tetapkan tahun ini tahun investasi. Apalagi Sulsel memiliki sumber daya, dan keunggulan lainnya," pungkasnya.
Ia berharap kerjasama, sinergi , dan kolaborasi dapat terus terjalin dan bisa ditingkatkan, yang muaranya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sulsel. (*)
BERITA TERKAIT
-
Antrean BBM Belum Sepenuhnya Hilang, Sulsel Kirim Usulan Tambahan Kuota 30 Persen
-
Pemprov Sulsel Kucurkan Rp17 Miliar untuk Bulukumba, Rp8 Miliar untuk Masjid Terapung Pantai Merpati
-
SPAM Mamminasata Resmi Beroperasi, Gubernur Sulsel: 20 Ribu Rumah Kini Dapat Akses Air Minum
-
LPG 3 Kg Langka di Sejumlah Wilayah, Pemprov Sulsel Gandeng Polda dan Pertamina Buru Spekulan
-
Antrean Panjang BBM di SPBU, Gubernur Sulsel Imbau Masyarakat Tak Panic Buying: Kita Perketat Pengawasan