Redaksi
Redaksi

Selasa, 28 Januari 2025 10:18

10 Fakta Unik Tentang Imlek yang Jarang Diketahui Banyak Orang

10 Fakta Unik Tentang Imlek yang Jarang Diketahui Banyak Orang

Di balik tradisi meriahnya perayaan imlek ada banyak fakta menarik yang jarang diketahui orang.

MAKASSAR,BUKAMATA - Masyarakat Tionghoa akan segera merayakan Tahun Baru Imlek 2025, Rabu 28 Januari 2025 besok.

Perayaan Tahun Baru dalam kalender lunar Tionghoa selalu identik dengan warna merah, angpao, dan petasan.

Namun, di balik tradisi yang meriah, ada banyak fakta menarik yang jarang diketahui orang. Berikut adalah beberapa di antaranya:

1.  Makna Warna merah 

Warna merah dalam perayaan Imlek tidak hanya melambangkan keberuntungan. Menurut legenda, warna ini juga digunakan untuk mengusir makhluk mitos bernama Nian.

Nian konon takut pada suara keras, cahaya, dan warna merah, sehingga lentera, dekorasi, dan petasan merah menjadi bagian penting dari tradisi.

2. Tradisi pembersihan rumah 

Sebelum Imlek, masyarakat Tionghoa membersihkan rumah secara menyeluruh untuk "mengusir" sial dari tahun sebelumnya.

Namun, setelah Imlek tiba, menyapu atau membersihkan dianggap tabu karena dipercaya akan "menyapu" keberuntungan yang baru datang.

3. Pantang Potong rambut

Selama perayaan Imlek, memotong rambut adalah hal yang dihindari. Hal ini karena kata "rambut" (fa) dalam bahasa Mandarin terdengar seperti kata "kekayaan". Memotong rambut dianggap sama dengan "memotong rezeki."

4. Hidangan Ikan utuh 

Hidangan ikan utuh selalu hadir di meja makan saat Imlek. Ikan dalam bahasa Mandarin (yu) terdengar seperti kata "berlebih" atau "surplus".

Namun, ikan tersebut biasanya tidak dimakan habis agar melambangkan kelimpahan yang tetap ada sepanjang tahun.

5. Angpao dan Angka 4

Angpao bukan hanya sekadar amplop berisi uang, tetapi juga simbol doa dan harapan dari pemberi kepada penerima.

Uang yang diberikan biasanya dalam jumlah genap, namun angka "4" dihindari karena terdengar seperti kata "kematian" dalam bahasa Mandarin.

6. Rangkaian Perayaan Imlek 

Imlek tidak hanya dirayakan selama satu hari. Perayaan ini berlangsung selama 15 hari, dimulai dari malam Tahun Baru hingga Cap Go Meh. Setiap harinya memiliki tradisi dan makna berbeda, seperti Hari Keluarga, Hari Para Dewa, dan Hari Lentera.

7. Makanan penuh simbolisme

Setiap makanan yang dihidangkan saat Imlek memiliki makna tertentu. Contohnya, kue keranjang (nian gao) melambangkan peningkatan rezeki, pangsit melambangkan kekayaan, dan mie panjang melambangkan umur panjang.

8. Tidak selalu petasan

Di beberapa negara seperti Singapura, penggunaan petasan dibatasi atau dilarang demi keselamatan. Sebagai gantinya, mereka menggelar pertunjukan kembang api atau festival lentera yang tidak kalah meriah.

9. Lilin dan api 

Membakar lilin merah besar di rumah atau kuil selama Imlek dipercaya dapat mengundang energi positif dan menjaga keharmonisan keluarga sepanjang tahun.

10. Hari khusus untuk roh leluhur

Hari kedua dalam perayaan Imlek dianggap sebagai waktu khusus untuk menghormati leluhur. Keluarga biasanya berdoa di altar atau mengunjungi makam leluhur untuk mengenang mereka.

Imlek bukan sekadar perayaan tahun baru, tetapi juga sarat dengan makna budaya dan spiritual yang mendalam.

Dengan memahami fakta-fakta ini, kita bisa lebih menghargai kekayaan tradisi di balik perayaan yang penuh warna ini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Tahun Baru Imlek 2025