Tuntut Pemekaran, Begini Kemampuan Fiskal Empat Daerah di Luwu Raya
01 Februari 2026 10:33
Kepala Kanwil Kemenag Sulsel, Ali Yafid dalam sambutannya mengingatkan kepada peserta seleksi PHD agar pelayanan tahun ini bisa lebih baik dari sebelumnya.
MAKASSAR, BUKAMATANEWS - Sebanyak 114 peserta mengikuti Computer Assisted Test (CAT) seleksi Petugas Haji Daerah (PHD) 1446 H/2025 M yang digelar di Aula Kesbangpol Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Kamis, 23 Januari 2025.
Seleksi PHD tingkat Provinsi Sulawesi Selatan ini dibuka secara resmi oleh Direktur Bina Haji Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) RI, Musta'in Ahmad.
114 peserta tersebut akan memperebutkan 57 kuota PHD Provinsi Sulawesi Selatan, sebagaimana disampaikan Kepala Bidang PHU Kanwil Kemenag Sulsel, Ikbal Ismail dalam laporannya.
"Peserta yang mendaftar melalui Pemprov sebanyak 308 orang. Yang berhak mengikuti CAT dan wawancara 114 orang. Ini sesuai juknis bahwa peserta 2 kali dari jumlah kuota," jelas Ikbal Ismail.
Sementara itu, Direktur Bina Haji, Musta'in Ahmad dalam arahannya mengatakan, seleksi PHD merupakan perhelatan nasional yang diikuti ribuan orang karena keterpanggilan.
"Ini levelnya nasional, pesertanya dari Sabang sampai Merauke. Ada spirit yang senantiasa terngiang dalam hati kita setiap tahunnya, dan itu karena keterpanggilan. Untuk itu persiapkan fisik dan mental saudara dalam mengurus jemaah haji kita," pesan Musta'in Ahmad kepada peserta seleksi.
Sesungguhnya tugas PHD, lanjut Musta'in, adalah bagaimana mereka dapat mendampingi jemaah agar hajinya makbul dan mabrur sampai akhir hayat.
Mustai’in mengapresiasi terobosan yang dilakukan Kanwil Kementerian Agama Sulsel yang menyelenggarakan Bimtek Terintegrasi antara Petugas Kloter dan KBIHU. "Ini menjadi teladan nasional, menjadi tradisi, dan saya mengapresiasi itu," ujarnya.
Selain itu, pada kesempatan ini Musta'in menjelaskan tiga sukses berhaji, yaitu Sukses Ritual –memastikan kelancaran pelaksanaan ibadah haji, Sukses Ekonomi – memaksimalkan manfaat ekonomi bagi jamaah dan masyarakat, dan Sukses Peradaban – mewujudkan nilai-nilai keadaban dalam penyelenggaraan haji.
"Mari camkan pesan Menteri Agama bahwa penyelenggaraan haji adalah menjadi pertunjukan oase spiritual yang mulia. Ini harus dijaga dan menjadi tanggung jawab kita semua untuk menghadirkan perhelatan haji yang benar-benar menjadi perhelatan spiritual yang mulia," pungkasnya.
Sebelumnya, Kepala Kanwil Kemenag Sulsel, Ali Yafid dalam sambutannya mengingatkan kepada peserta seleksi PHD agar pelayanan tahun ini bisa lebih baik dari sebelumnya.
"Kami berharap siapapun yang lulus nantinya, dedikasi dan integritas tolong dijaga. Tugas PHD adalah untuk mem-back up petugas haji yang direkrut Kemenag. Untuk itu mohon ketulusan hati dari PHD nantinya untuk mendampingi jemaah haji kita," tandasnya. (*)
01 Februari 2026 10:33
01 Februari 2026 10:24
31 Januari 2026 21:37
01 Februari 2026 10:33
01 Februari 2026 10:24