Bupati Luwu Utara Minta Pemerintah Pusat Intervensi Jaringan Irigasi Teknis
Sebenarnya, kata Indah, untuk jaringan teknis dengan irigasinya sudah dibenahi beberapa waktu yang lalu, tetapi tapak bendungnya belum ditangani.
MAKASSAR, BUKAMATANEWS - Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, meminta agar jaringan irigasi teknis mendapat intervensi dari pusat.

Hal itu disampaikan Indah pada Rakor Ketahanan Pangan yang dihadiri langsung Menteri Koordinator Bidang Pangan, Menteri PUPR, dan Menteri Pertanian, di Aula Tudang Sipulung Rujab Gubernur Sulsel, Jumat, 17 Januari 2025 lalu.
"Karena hari ini hadir Menteri PU, kami sampaikan bahwa ada beberapa irigasi teknis di Luwu Utara yang juga merupakan kewenangan pusat itu membutuhkan intervensi," ucapnya.
"Misalnya, supresi Sungai Kanjiro. Supresi Sungai Kanjiro ini sudah kena bencana itu kurang lebih 4 tahun. Dan sudah ada, sudah masuk dalam stock program di BBWSPJ. Dan itu mengairi hampir 4.000 hektare," sambung bupati perempuan pertama di Sulsel ini.

Sebenarnya, kata Indah, untuk jaringan teknis dengan irigasinya sudah dibenahi beberapa waktu yang lalu, tetapi tapak bendungnya belum ditangani.
"Mohon ijin melalui kesempatan ini agar kirinya dapat diintervensi. Kami juga sampaikan bahwa untuk Kabupaten Luwu Utara terkait dengan ketersediaan pangan, khususnya untuk padi per Desember, Luwu Utara ini surplus di 95.554,68 ton," sebutnya.
"Meskipun memang terdapat beberapa kegagalan pangan yang diakibatkan bencana hidrometeorologi basah atau banjir di Kabupaten Luwu Utara. Meskipun demikian, dari tahun ke tahun, Luwu Utara tetap surplus. Untuk itu melalui kesempatan ini, Pemda Lutra komitmen mewujudkan swasembada pangan," terang Indah. (*)
News Feed
Andi Sudirman di Hadapan Praja IPDN: Jabatan Bisa Berubah, Integritas Harus Tetap
01 Oktober 2026 14:22
Bappenas Tetapkan Sulsel di Peringkat IV PPD 2026
01 Oktober 2026 13:51
Berita Populer
01 Oktober 2026 13:19
01 Oktober 2026 12:45
01 Oktober 2026 13:08
01 Oktober 2026 13:51
01 Oktober 2026 12:51
