Laga Panas di BJ Habibie Pare-pare: Persib Menang, Suporter PSM Meradang
17 Mei 2026 23:52
Chaidir memastikan bahwa Pemkab Maros bergerak cepat untuk memastikan kelangsungan proses belajar mengajar yang akan dimulai kembali pada 6 Januari 2025.
MAROS, BUKAMATANEWS — Bupati Maros, AS Chaidir Syam, menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak banjir bandang yang melanda tiga kecamatan di wilayah utara Kabupaten Maros, yakni Camba, Cenrana, dan Mallawa.

Didampingi oleh Wakil Bupati terpilih, Muetazim Mansyur, Chaidir menyerahkan bantuan secara simbolis di Kecamatan Cenrana, Rabu (1/1/2025). Bantuan yang disalurkan terdiri dari 600 paket sembako serta perlengkapan belajar untuk siswa terdampak.
“Total bantuan yang kami serahkan hari ini sebanyak 600 paket sembako. Ini merupakan hasil kolaborasi dari berbagai pihak: 400 paket dari Hakim Agung RI asal Sulsel Dr. Ibrahim, 100 paket dari Bank Sulselbar, dan 100 paket dari Dinas Sosial Maros,” ungkap Chaidir.
Selain sembako, Bupati juga menyerahkan 95 paket alat tulis bagi siswa SDN 9 Cenrana, yang sekolahnya sempat diterjang banjir bandang dua pekan lalu. Tak hanya itu, bantuan berupa karpet masjid juga diberikan untuk Masjid Syuhada di Desa Cenrana sebagai bagian dari dukungan terhadap fasilitas ibadah yang terdampak.
Chaidir memastikan bahwa Pemkab Maros bergerak cepat untuk memastikan kelangsungan proses belajar mengajar yang akan dimulai kembali pada 6 Januari 2025.
“Meja dan kursi masih dalam kondisi baik, namun banyak buku cetak siswa yang rusak. Untuk itu, kami tengah menunggu pengadaan buku baru oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan,” jelasnya.
Terkait infrastruktur yang rusak akibat banjir, Chaidir menegaskan bahwa langkah perbaikan akan segera dilakukan. Pemerintah Kabupaten Maros berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat, terutama saat kondisi darurat seperti ini.
“Kami ingin memastikan bahwa warga terdampak tidak hanya mendapat bantuan logistik, tapi juga perhatian terhadap keberlanjutan pendidikan dan fasilitas umum,” tegasnya.
Langkah cepat dan kolaboratif ini diharapkan dapat meringankan beban warga serta mempercepat pemulihan pasca-bencana di wilayah utara Maros.
17 Mei 2026 23:52
17 Mei 2026 21:51