Redaksi : Senin, 30 Desember 2024 15:34

KALTIM, BUKAMATANEWS – Badan Penanggulangan Bencana DaerBPBD Berau Terima Tambahan Tiga Armada Penunjang Penanggulangan Bencanaah (BPBD) Kabupaten Berau kini semakin siap menghadapi situasi darurat dengan tambahan tiga armada baru yang diterima pada penghujung tahun 2024. Pengadaan ini telah diajukan sejak tahun 2021 dan menjadi langkah penting dalam memperkuat kemampuan penanggulangan bencana di wilayah Berau.

Armada yang diterima meliputi kendaraan dengan fungsi khusus untuk mendukung berbagai operasi penyelamatan. Di antaranya:

Mobil Sky Lift dengan jangkauan 16 meter, yang sangat berguna untuk evakuasi di ketinggian, penyemprotan, hingga penanganan lebah atau tawon.

Mobil Pemadam Kebakaran Foam, dengan kapasitas 500 liter foam dan 3.000 liter air, dirancang untuk menangani kebakaran yang melibatkan bahan kimia.

Mobil Rescue, dilengkapi dengan peralatan penyelamatan untuk berbagai situasi taktis, termasuk di ketinggian dan bawah air, serta chainsaw dan alat pendukung lainnya.

Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Berau, Nofian Hidayat, menyampaikan rasa syukur atas tambahan armada tersebut. Meski spesifikasi kendaraan yang diterima belum sepenuhnya sesuai dengan pengajuan awal, Nofian optimistis armada ini akan meningkatkan efisiensi dan kecepatan respon BPBD dalam menghadapi situasi darurat.

“Penambahan ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan kecepatan respon BPBD dalam menangani situasi darurat di wilayah Berau,” ujar Nofian pada Senin (30/12/2024).

Ia mencontohkan bahwa meski sky lift yang diterima hanya memiliki jangkauan 16 meter dari pengajuan awal 32 meter, kendaraan tersebut tetap memberikan manfaat besar untuk berbagai operasi.

Nofian juga menekankan pentingnya pelatihan intensif bagi personel BPBD untuk memastikan penggunaan armada baru ini maksimal. “Penambahan sarana ini harus diimbangi dengan pelatihan intensif bagi personel BPBD,” tegasnya.

Dalam upaya meningkatkan layanan kepada masyarakat, Nofian menegaskan bahwa motto BPBD Berau adalah mengutamakan keselamatan dalam penyelamatan. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan praktis akan menjadi prioritas utama, bukan sekadar formalitas sertifikasi.

Ia juga berharap adanya penguatan anggaran dan sarana prasarana di masa depan untuk menghadapi tantangan yang semakin kompleks.

“Kami akan memaksimalkan kemampuan yang ada untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Berau,” pungkas Nofian.