Jelang Malam Tahun Baru, Aksi Teror Geng Motor Mulai Meresahkan
Menanggapi maraknya aksi teror kelompok bermotor itu, Polrestabes Makassar bakal melakukan penjagaan ketat di beberapa wilayah perbatasan Kota Makassar.
MAKASSAR, BUKAMATA - Jelang malam tahun baru 2024, aksi teror kelompok bermotor mulai terjadi di Kota Makassar. Aksi teror itu pun membuat masyarakat merasa resah.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, aksi teror kelompok bermotor beberapa kali terjadi dan menyasar masyarakat yang tengah berkendara seorang diri di jalan-jalan protokol.
Seperti yang dialami seorang mahasiswa berinisial AI (19), dia menjadi korban penyerangan kelompok bermotor saat melintas di bilangan Jalan AP Pettarani, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, pada Minggu dini hari, 8 Desember 2024.
Dari informasi, AI saat itu tiba-tiba dipepet oleh sekelompok pria bermotor dan langsung diacungkan senjata tajam parang dan busur panah.
Korban akhirnya panik, sehingga tidak mampu mengendalikan kendaraannya dan terjatuh. Korban pun mengalami sejumlah luka parah hingga dilarikan ke rumah sakit.
Selain AI, teror kelompok bermotor juga dialami dua karyawan kafe di Kota Makassar. Keduanya diserang menggunakan anak panah busur.
Akibatnya, kedua korban yakni pria berinisial RI dan wanita KI mengalami luka tertancap anak panah busur hingga harus dirawat di rumah sakit.
Berdasarkan informasi, peristiwa nahas yang dialami keduanya itu terjadi kala keduanya melintas menggunakan sepeda motor sedang berboncengan melintas di Jalan Sudirman, Kecamatan Ujung Pandang, pada Kamis dini hari, 5 Desember 2024.
"Korban baru pulang dari kerja di kafe. Terus itu berpapasan katanya sama ada beberapa orang, tapi saya tidak tau detailnya," ujar rekan korban yakni Lukman kepada awak media saat dikonfirmasi.
Saat ini kata Lukman, korban masih dirawat intensif di rumah sakit. Luka paling parah dialami pria RI lantaran anak panah busur tertancap di bagian leher, sedangkan KI mengalami luka anak panah busur di kaki.
Menanggapi maraknya aksi teror kelompok bermotor itu, Polrestabes Makassar bakal melakukan penjagaan ketat di beberapa wilayah perbatasan Kota Makassar.
"Kami terus melakukan kegiatan patroli, kita kemarin ada beberapa diamankan, 11 orang (kelompok bermotor). Itu warga di luar Kota Makassar, jadi pendatang, itu dari Gowa semua," kata Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Mokhamad Ngajib kepada awak media, Senin, 9 Desember 2024.
"Sehingga kita lakukan peningkatan (penjagaan) di daerah perbatasan Kota Makassar. Di samping itu kita menguatkan pelaksanaan patroli," tambah Ngajib.
Ngajib mengungkapkan, 11 pemuda yang diamankan itu diduga kuat merupakan kelompok yang melakukan teror di jalan raya. Pasalnya saat diamankan ditemukan barang bukti senjata tajam.
"Kita kenakan undang-undang darurat, soal senjata tajam, kemudian penganiayaan terhadap orang yang dibusur. Jadi kita masih mempelajari semua. Karena selama ini sudah aman semua, tidak pernah ada pembusuran namun tiba-tiba terjadi lagi," ungkap Ngajib.
Perwira polisi berpangkat tiga bunga melati itu pun memastikan teror kelompok bermotor di jalan raya bakal tidak terjadi lagi jelang pergantian malam tahun baru 2024.
"Saya akan jamin Kota Makassar akan tetap aman dan kondusif jelang tahun baru," tutupnya. (*)
News Feed
Gubernur Sulsel Resmikan Jembatan Sungai Balampangi Penghubung Sinjai - Bulukumba
31 Januari 2026 21:37
