Tuntut Pemekaran, Begini Kemampuan Fiskal Empat Daerah di Luwu Raya
01 Februari 2026 10:33
Pengelolaan data yang baik akan menjadi pondasi utama dalam mewujudkan Satu Data Indonesia yang akurat, valid, dan terintegrasi.
PINRANG, BUKAMATA - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pinrang, A. Calo Kerrang, memimpin Rapat Koordinasi Statistik Sektoral yang digelar di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Pinrang, Selasa, 3 Desember 2024.
Rapat ini merupakan langkah strategis dalam mendukung implementasi Satu Data Indonesia di Kabupaten Pinrang.
Dalam arahannya, A. Calo Kerrang menegaskan pentingnya pengelolaan data statistik sektoral yang sesuai dengan kaidah dan regulasi yang berlaku.
Menurutnya, pengelolaan data yang baik akan menjadi pondasi utama dalam mewujudkan Satu Data Indonesia yang akurat, valid, dan terintegrasi.
"Kita harus memastikan bahwa pengelolaan data statistik sektoral mengikuti kaidah Satu Data Indonesia. Data yang tersaji dengan baik tidak hanya mendukung kebijakan yang tepat, tetapi juga menjadi dasar pengambilan keputusan yang berpihak kepada masyarakat," kata A. Calo Kerrang.
Ia juga mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk berkomitmen dalam memperkuat pengelolaan statistik sektoral, mengingat pentingnya data dalam perencanaan pembangunan.
Senada dengan Sekda, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Kominfosandi) Kabupaten Pinrang, A. Haswidy Rustam, menambahkan bahwa pencapaian Satu Data Indonesia membutuhkan sinergi dan komitmen dari seluruh OPD sebagai produsen data.
"Kami berharap para Kepala OPD dapat memberi perhatian serius terhadap penerapan kaidah Satu Data Indonesia dalam pengelolaan statistik sektoral. Komitmen bersama adalah kunci untuk mencapai Satu Data Indonesia di Kabupaten Pinrang," ungkapnya.
Rapat ini juga dihadiri oleh Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Pinrang, Joko Siswanto, dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Riset Daerah, H. A. Fahruddin Renreng. Pihak-pihak terkait lainnya turut berpartisipasi untuk memastikan koordinasi berjalan optimal. (*)
01 Februari 2026 10:33
01 Februari 2026 10:24
31 Januari 2026 21:37
01 Februari 2026 10:24
01 Februari 2026 10:33