LUWU TIMUR, BUKAMATA - Kepala Desa Rinjani, KM, nyaris diamuk warga, Jumat, 22 November 2024. Pemicunya, ia menjadikan kantor desa sebagai lokasi penyediaan konsumsi pada kampanye pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur, Budiman - Akbar.
Warga yang kesal karena fasilitas negara digunakan untuk kegiatan politik, nekat melakukan penggerebekan. Beruntung, aparat kepolisian tiba tepat waktu sehingga Kades Rinjani berhasil diamankan dari amuk massa.
Juru Bicara Irwan Bachri Syam - Puspawati Husler, Ittong Sulle, berharap, Pilkada Luwu Timur bisa berjalan aman, damai, dan lancar tanpa keributan. Hal ini tentunya harus didukung oleh semua Paslon, salah satunya dengan tidak melibatkan aparat pemerintah dan menggunakan fasilitas negara untuk kegiatan politik.
"Masyarakat sekarang turun langsung mengawasi. Jika tidak tertib dan patuh pada aturan, tentu hal-hal seperti ini sangat rawan. Mari kita jaga bersama, kita wujudkan Pilkada yang damai," ajak Ittong.
Ittong yakin, Ibas - Puspa bisa menyempurnakan kemenangan dengan dukungan masyarakat biasa, tanpa harus aparat pemerintahan ataupun menggunakan fasilitas negara.
"Mari kita menjemput kemenangan Ibas - Puspa pada 27 November mendatang, dengan cara-cara yang bermartabat, saya mengajak kepada Masyarakat untuk hadir pada Kegiatan Kampanye Konsolidasi Masyarakat untuk Ibas-Puspa besok tanggal 23 November 2024. Mari buktikan bersama bahwa Ibas-Puspa menang dengan dukungan Masyarakat Biasa. pungkasnya.
(*)
BERITA TERKAIT
-
Petahana Budiman - Akbar Keok di Pilkada Lutim
-
Aksi Demonstrasi, Gerakan Muda Maju Desak Bawaslu Sulsel Turun Tangan Tindak Tegas Pelaku Money Politic di Luwu Timur
-
Garuda Biru Tanda Darurat Bergema di Lutim
-
Diduga untuk Menangkan Budiman - Akbar, Mobil Berisi Uang Puluhan Juta Milik Anggota DPRD Golkar Digerebek Warga
-
Hasil Riset LSI, Ibas - Puspa Pemenang Pilkada Luwu Timur