Redaksi
Redaksi

Senin, 18 November 2024 20:10

Sekretaris Bapenda Makassar Ikuti Rapat Penjelasan Walikota Terkait Ranperda APBD 2025

Sekretaris Bapenda Makassar Ikuti Rapat Penjelasan Walikota Terkait Ranperda APBD 2025

“Bapenda memiliki peran penting dalam memastikan bahwa pendapatan daerah dapat maksimal dan mendukung pembiayaan program-program unggulan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

MAKASSAR,BUKAMATA – Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar, Fuad Arfandi, mengikuti rapat penjelasan yang dipimpin oleh Wali Kota Makassar terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025.

Rapat yang berlangsung pada hari Senin, 18 November 2024, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Makassar ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk anggota DPRD Kota Makassar dan perwakilan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Rapat tersebut bertujuan untuk memberikan gambaran terkait prioritas dan alokasi anggaran untuk tahun 2025, serta menjelaskan berbagai program dan kegiatan yang direncanakan dalam APBD.

Fokus utama dari rapat ini adalah pengalokasian dana untuk program-program yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Makassar, dengan memperhatikan berbagai sektor strategis seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Sebagai bagian dari Bapenda Makassar, Fuad Arfandi turut memberikan penjelasan mengenai aspek pendapatan daerah dalam APBD 2025, termasuk proyeksi penerimaan pajak daerah dan potensi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk mendukung pembiayaan berbagai kegiatan pembangunan.

“Bapenda memiliki peran penting dalam memastikan bahwa pendapatan daerah dapat maksimal dan mendukung pembiayaan program-program unggulan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Dalam rapat ini, Wali Kota Makassar menekankan pentingnya kolaborasi antara eksekutif dan legislatif untuk memastikan bahwa setiap program yang direncanakan dapat berjalan sesuai dengan rencana dan tepat sasaran. Alokasi anggaran yang terbatas harus dimanfaatkan sebaik mungkin, dengan memperhatikan prioritas kebutuhan masyarakat serta potensi sumber daya yang ada.

Rapat ini menjadi langkah awal dalam proses pembahasan Ranperda APBD 2025 yang akan melibatkan serangkaian diskusi dan evaluasi lebih lanjut. Pemerintah Kota Makassar berharap bahwa dengan adanya alokasi anggaran yang tepat, program-program pembangunan yang ada dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas hidup warga Makassar dan mempercepat pencapaian visi kota yang berkelanjutan dan inklusif.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.