Redaksi : Senin, 11 November 2024 16:17

TAKALAR, BUKAMATANEWS – Pemerintah Kabupaten Takalar menyelenggarakan upacara bendera untuk memperingati Hari Pahlawan 2024 di Lapangan Kantor Bupati Takalar. Upacara ini dihadiri berbagai elemen pemerintah dan masyarakat, termasuk Sekretaris Daerah Takalar, Ketua DPRD Kabupaten Takalar, perwakilan Forkopimda, Ketua Dharma Wanita Persatuan, Kepala Kantor Kemenag, seluruh Kepala OPD, serta para camat se-Kabupaten Takalar.

Dandim 1426 Takalar, Letkol Inf. Faizal Amin, S.I.P., memimpin upacara dan membacakan amanat Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf. Dalam amanatnya, Mensos menekankan pentingnya mengenang jasa para pahlawan bangsa yang telah mengorbankan jiwa raga demi mewujudkan kemerdekaan Indonesia.

Tema tahun ini menggarisbawahi semangat kepahlawanan sebagai inspirasi untuk memberikan sumbangsih nyata bagi kemajuan bangsa. Mensos menyampaikan bahwa perjuangan saat ini berbeda dengan perjuangan di masa lalu, namun nilai-nilai kepahlawanan tetap relevan dalam menjawab tantangan zaman.

"Semangat kepahlawanan harus menjalar menjadi semangat membangun, menciptakan kemakmuran masyarakat, dan mewujudkan kesejahteraan sosial yang inklusif," ujar Faizal Amin saat membacakan amanat Mensos.

Mensos juga menyoroti perlunya muncul sosok pahlawan masa kini yang membawa inovasi, harapan, dan tindakan nyata untuk memajukan Indonesia di berbagai bidang kehidupan.

Dandim 1426 Takalar mengakhiri amanat dengan mengajak seluruh masyarakat untuk meneladani sifat-sifat kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari.

"Jangan pernah lelah berbuat kebaikan. Mulailah dari hal kecil di sekitar kita demi kemaslahatan masyarakat. Nilai kepahlawanan dan kesetiakawanan sosial harus menjadi pedoman," tegasnya.

Setelah upacara, kegiatan dilanjutkan dengan ziarah ke Taman Makam Pahlawan Polongbangkeng di Kecamatan Pattallassang. Ziarah ini menjadi momen refleksi untuk menghormati para pahlawan yang telah berjasa besar bagi bangsa dan negara.

Peringatan Hari Pahlawan di Takalar tahun ini bukan hanya sebagai penghormatan terhadap sejarah, tetapi juga sebagai pengingat akan tanggung jawab generasi masa kini untuk melanjutkan perjuangan melalui kontribusi nyata demi kemajuan Indonesia.