MAKASSAR, BUKAMATA - Pj Sekertaris Daerah Kota Makassar, Irwan Rusfiady Adnan, mengimbau kepada seluruh lurah dan camat untuk tidak melakukan penggantian RT/RW hingga perhelatan Pilkada selesai.
Hal ini sekaitan dengan beredarnya surat penggantian RT/RW yang tidak sesuai dengan prosedur.
"Beberapa waktu lalu, telah dihimbau untuk tidak melakukan penggantian RT/RW selama masa penyelenggaraan Pilkada, hingga perhelatan selesai," ujarnya, Kamis, 7 November 2024.
Irwan Adnan pun melanjutkan, jika nantinya setelah tanggal 27 November, akan dilakukan evaluasi RT/RW silahkan dilakukan sesuai dengan aturan yang ada.
Hal ini untuk menghindari adanya perpecahan dan memunculkan permasalahan di masyarakat, dan juga untuk menghindari adanya persepsi lain di bulan politik saat ini.
"RT/RW silahkan lakukan tugas seperti biasa, persoalan pergantian ataupun pemecatan, itu tidak ada. Ini perintah pimpinan yang harus dipatuhi," ujarnya.
Irwan Adnan pun telah berkoordinasi dengan Bagian Hukum, dan menyatakan bahwa surat edaran yang beredar tersebut yang dibuat oleh kelurahan, dianggap tidak sesuai dengan prosedur.
"Bagian hukum sementara membuat surat edaran, untuk menghindarkan kisruh dan polemik di masyarakat," lanjutnya.
"Yang ingin keberatan, boleh konfirmasi langsung ke saya," tuturnya.
Hal ini dilakukan untuk tetap menjaga suasana tetap kondusif. (*)
BERITA TERKAIT
-
OPD Teken Perjanjian Kinerja 2026, Munafri Tekankan Perencanaan Presisi dan Kolaborasi
-
Wali Kota Munafri & Ketua TP PKK, Dampingi Wamendukbangga Tinjau Kampung KB dan Program Gizi di Makassar
-
Percepatan RPJMD Makassar 2025–2029, Pemkot Makassar Mulai Panaskan Mesin Pembangunan 2027
-
Puluhan Tahun Berdiri Diatas Trotoar, Pemkot Makassar Tertibkan 19 Lapak PKL di Jalan Sultan Alauddin
-
Pemkot Makassar Revitalisasi Tiga Terminal, Siapkan Transportasi Terintegrasi