Begini Cara Mengolah Ikan Agar Kandungan Gizinya Tidak Hilang
Jika ingin konsumsi ikan mentah, Toto menyarankan, rendam terlebih dahulu dengan air cuka. Dengan air cuka, bakteri atau telur cacing dapat mati.
MAKASSAR, BUKAMATA - Ahli Gizi UGM, Toto Sudargo membeberkan panduan mengolah ikan agar kandungan gizi hewani tersebut tidak hilang. Ia menyebutkan, ikan memiliki protein yang stabil terhadap pemanasan sehingga tidak mudah rusak saat proses pemasakan.

Ia menjelaskan, pengolahan ikan sebaiknya memperhatikan kebersihan, terutama bagian sisik dan insang. Hal ini penting dilakukan untuk menghilangkan bakteri dan cacing pada ikan.
"Sisik harus dibersihkan hingga hilang seluruhnya, karena di balik sisik dapat terkandung kuman seperti salmonella. Salmonella dapat menyebabkan penyakit tifus," kata Toto, dikutip Minggu, 3 November 2024.
Jika ingin konsumsi ikan mentah, Toto menyarankan, rendam terlebih dahulu dengan air cuka. Dengan air cuka, bakteri atau telur cacing dapat mati.
"Metode memasak sebenarnya lebih sehat, seperti di panggang atau dikukus, terutama bagi orang dewasa di atas usia 40 tahun. Jika ikan ingin digoreng, penggunaan minyak baru penting untuk menjaga kualitas ikan," ucapnya.
Menariknya, ia turut menyoroti, produk olahan ikan seperti nugget yang sebaiknya memiliki kandungan ikan lebih dominan daripada tepung. Ia berharap, industri pangan bisa memproduksi makanan olahan berkualitas dengan kandungan ikan yang tinggi untuk mendukung gizi masyarakat.
"Kampanye konsumsi ikan yang dicanangkan pemerintah sebagai upaya meningkatkan gizi masyarakat. Produk ikan olahan yang berkualitas dapat membantu meningkatkan angka konsumsi ikan dan memenuhi kebutuhan nutrisi harian masyarakat," ujarnya. (*)
