BONE, BUKAMATA - Pelaku teror di sebuah minimarket Alfamart Taccipi, Desa Ulaweng Cinnong, Kecamatan Ulaweng, Kabupaten Bone, akhirnya berhasil ditangkap aparat kepolisian. Pelaku diketahui bernama Muhammad Sulkifli, warga Kota Makassar.
Dari informasi yang berhasil dihimpun, pelaku ke Kabupaten Bone untuk mencari kerja, dan sudah beberapa hari di Bone dan menginap di Masjid.
Kasubsi Humas Polres Bone, Iptu Rayendra, mengatakan, berdasarkan hasil interogasi sementara, motif pelaku hanya bercanda dan sengaja menakut-nakuti kasir minimarket tersebut.
"Untuk sementara masih pendalaman oleh penyidik, namun hasil sementara dia hanya main-main dan ingin menakuti karyawan minimarket itu," kata Iptu Rayendra, Rabu, 5 Juni 2024.
Lebih jauh Rayendra menjelaskan, sebelumnya terduga pelaku ini juga pernah viral para tahun 2020 lalu dengan kasus yang sama, menakut-nakuti orang dengan ancaman bom.
"Terduga pelaku pernah juga viral di Makassar, waktu itu dia juga mengancam bom di Masjid Wahidin Makassar. Saat itu juga tidak ada ditemukan bom hanya sekedar ancaman saja," tambahnya.
Diberitakan sebelumnya bahwa karyawan Alfamart Taccipi sempat dibuat panik oleh telpon orang yang tak dikenal. Saat itu pelaku menelpon ke nomor kantor dan mengatakan segera tinggalkan toko karena dia menyimpan bom didalam toko.
"Segera tinggalkan toko jika tidak kalian akan ikut tertimbun karena saya menyimpan bom di dekat situ," ungkap Kasir Alfamart, Riska, mempraktekkan pelaku saat menelpon.
Saat ini terduga pelaku sudah berada di balik jeruji besi Polres Bone, dan masih dalam penanganan penyidik Polres Bone. (*)
BERITA TERKAIT
-
CCTV di Lokasi Dugaan Penganiayaan oleh Ketua DPRD Bone Rusak, Polisi Lanjut Periksa Saksi
-
Ketua DPRD Bone Terlapor Kasus Penganiayaan, Beda Versi Keterangan Saksi dan Korban
-
Operator Alat Berat di Bone Tewas Tertimbun Longsoran Batu dan Tanah Saat Lakukan Pengerukan
-
Ketua DPRD Bone Dilaporkan ke Polisi, Dugaan Penganiayaan terhadap Staf Berawal dari Persoalan Sisa Konsumsi
-
Rusak Pabrik Penggilingan Padi, Seorang Pria di Bone Disekap dan Dianiaya Sejumlah Warga