Piala Dunia 2026: Prancis Pastikan Tiket 32 Besar Setelah Kalahkan Irak 3-0
23 Juni 2026 17:06
PJ Sekda Kota Makassar, Firman Hamid Pagarra, memaparkan hasil review kinerja aksi konvergensi percepatan dan penanganan stunting di Kota Makassar kepada tim penilai provinsi.
MAKASSAR,BUKAMATA - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar, Syahruddin S.Sos, M.Adm.Pem, hadir dalam acara "Penilaian Kinerja 8 Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2024".

Acara ini berlangsung di Hotel Swissbell In Panakkukang dan turut dihadiri oleh Penjabat (PJ) Sekretaris Daerah Kota Makassar, Firman Pagarra, serta beberapa Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) seperti Kepala Bappeda, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Perikanan, dan Kepala Dinas Kesehatan.
PJ Sekda Kota Makassar, Firman Hamid Pagarra, memaparkan hasil review kinerja aksi konvergensi percepatan dan penanganan stunting di Kota Makassar kepada tim penilai provinsi.
Dalam paparannya, Firman menguraikan data penting termasuk tren keluarga berisiko stunting, prevalensi stunting di Kota Makassar berdasarkan SKI dan E-PPGBM, serta langkah-langkah perbaikan yang telah dilakukan.
Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum Provinsi Sulawesi Selatan, H. Abdul Malik Faisal, menyampaikan bahwa angka prevalensi stunting di Sulawesi Selatan pada tahun 2023 mencatatkan angka 27,4%, yang mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya yang sebesar 27,2%.
Abdul Malik menekankan perlunya upaya komprehensif, terkoordinasi, dan berkelanjutan untuk menurunkan angka stunting di provinsi Sulawesi Selatan.
Acara penilaian ini merupakan bagian dari upaya serius pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya dalam hal penurunan angka stunting yang menjadi fokus utama dalam agenda pembangunan kesejahteraan masyarakat.
23 Juni 2026 08:23
23 Juni 2026 10:54
23 Juni 2026 09:25
23 Juni 2026 10:10
23 Juni 2026 10:23