BUKAMATANEWS - Enam bayi yang baru lahir meninggal dunia dalam kebakaran yang melanda sebuah rumah sakit perawatan bayi di New Delhi, India, pada Sabtu malam. Pihak berwenang mengonfirmasi kejadian tragis ini pada hari Minggu.
Tayangan televisi menunjukkan petugas pemadam kebakaran berusaha keras memadamkan api yang melalap rumah sakit di bagian timur kota tersebut. Enam bayi lainnya berhasil diselamatkan dan segera dilarikan ke rumah sakit lain, dengan satu bayi memerlukan ventilator untuk perawatan intensif. Api telah berhasil dikendalikan oleh tim pemadam kebakaran.
Pemilik rumah sakit bayi tersebut dilaporkan melarikan diri, menurut keterangan polisi Delhi. "Penyebab insiden ini sedang diselidiki dan siapapun yang bertanggung jawab atas kelalaian ini tidak akan luput dari hukuman," ujar Ketua Menteri Delhi, Arvind Kejriwal, dalam sebuah unggahan di media sosial X.
Kejadian ini menambah daftar tragedi kebakaran di India, setelah sehari sebelumnya, 27 orang tewas dalam kebakaran di sebuah pusat hiburan di negara bagian Gujarat. Media lokal melaporkan bahwa dua orang telah ditahan sehubungan dengan insiden tersebut.
Kebakaran di rumah sakit bayi ini memicu keprihatinan mendalam dan sorotan tajam terhadap standar keselamatan di fasilitas kesehatan. Pihak berwenang berjanji akan melakukan investigasi menyeluruh dan mengambil langkah tegas untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Kejadian tragis ini mengingatkan pentingnya keselamatan dan pengawasan ketat di semua fasilitas umum, khususnya rumah sakit yang menangani pasien rentan seperti bayi baru lahir. Pemerintah dan masyarakat berharap agar penegakan hukum yang tegas dapat memberikan keadilan bagi korban dan keluarganya.
TAG
BERITA TERKAIT
-
RSUD Syekh Yusuf Gowa Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik
-
Kunjungi Korban Kebakaran di Jeneponto, Hamka B Kady Beri Bantuan Sembako dan Bedah Rumah
-
Gubernur Sulsel Kirim Bantuan untuk Korban Kebakaran di Parepare
-
Satu Unit Rumah Terbakar di Selayar Diduga Akibat Korsleting Listrik
-
Puspawati Husler Kunjungi Korban Kebakaran di Desa Cendana Hitam