Redaksi
Redaksi

Selasa, 07 Mei 2024 13:11

Firman Pagarra Hadiri Lokakarya Pengelolaan Sampah di Jakarta

Firman Pagarra Hadiri Lokakarya Pengelolaan Sampah di Jakarta

Firman Pagarra menyatakan komitmen kuat untuk terus mendorong Kota Makassar menjadi kota Low Carbon City dengan ketersediaan pelayanan publik yang mumpuni dalam pengelolaan sampah.

BUKAMATA - PJ Sekda Kota Makassar, yang juga merupakan kepala Bapenda Kota Makassar Firman Hamid Pagarra, menghadiri lokakarya yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia di Holiday Inn and Suite Jakarta Gajah Mada, pada Selasa (7/05/2024).

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Pusat Fasilitasi Kerja Sama, Sekretariat Jenderal Kemendagri RI, Ahmad Fajri, dan mengangkat tema “Peran Strategis Pelaksanaan Kerja Sama Daerah dengan Luar Negeri dalam Rangka Mendukung Penyediaan Pelayanan Publik di Bidang Pengelolaan Sampah”.

Sejalan dengan tema tersebut, Firman Pagarra menyatakan komitmen kuat untuk terus mendorong Kota Makassar menjadi kota Low Carbon City dengan ketersediaan pelayanan publik yang mumpuni dalam pengelolaan sampah.

"Tema hari ini sejalan dengan visi misi kami. Kurang lebih sudah tiga tahun Kota Makassar telah bekerja sama dengan pihak USAID lewat program Clean Cities, Blue Ocean (CCBO). Ini salah satu program untuk mendukung transformasi Makassar menjadi kota dengan emisi karbon rendah,” ujar Firman.

Firman menjelaskan bahwa program CCBO ini bertujuan untuk membentuk ekosistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan serta mendorong desentralisasi pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

Pemerintah Kota Makassar telah menunjukkan komitmennya melalui beberapa program pendukung seperti pemasangan panel surya di sekolah-sekolah dan puskesmas, serta penggunaan mobil dan motor listrik di dinas-dinas perkantoran.

Sementara itu, Ahmad Fajri dalam sambutannya mengungkapkan tujuan lokakarya ini adalah untuk meningkatkan pelayanan publik dan pembangunan yang masif di daerah. Pemerintah dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif dalam mengatasi keterbatasan sumber daya, baik manusia maupun keuangan.

"Salah satu upaya untuk mengatasi keterbatasan tersebut adalah melalui kerja sama dengan pihak luar negeri, khususnya di bidang pengelolaan sampah,” sebutnya.

Kerja sama internasional ini tidak hanya bermanfaat untuk pengelolaan sampah tetapi juga mempererat hubungan diplomasi Indonesia dengan negara lain, sebagai bagian dari pelaksanaan politik bebas aktif. Lokakarya ini juga mencakup sesi paparan dan tanya jawab mengenai pengelolaan sampah.

Sebagai narasumber, hadir pihak Country Director USAID yang membahas keberhasilan program CCBO di Kota Makassar dan perwakilan dari JICA yang memaparkan tentang proyek persampahan daerah. Firman Pagarra menyambut baik kegiatan ini dan berharap dapat terus mendorong Makassar menjadi kota yang lebih ramah lingkungan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.