JENEPONTO, BUKAMATA - Rangkaian Hari Jadi Jeneponto ke 161 akan diselenggarakan pada Bulan Mei. Kali ini ada kontes Kuda Lokal yang disebut Jarang Patta'ba yang meramaikan hari bersejarah tersebut.
Terbilang baru pertama kali diselenggarakan di Hari Jadi Jeneponto. Sebanyak 13 peserta Jarang Patta'ba dari tujuh kecamatan di daerah berjuluk Butta Turatea yakni Kecamatan Bangkala, Bangkala Barat, Turatea, Batang, Bontoramba, Rumbia dan Kelara.
Moment tersebut berlangsung di Stadion Turatea Belokallong Jeneponto, Kelurahan Balang Toa, Kecamatan Binamu, pada Kamis, 25 April 2024, dihadiri Sekretaris Daerah Jeneponto Muh. Arifin Nur bersama unsur Forkopimda, Pimpinan OPD, Perwakilan dari Kecamatan dan lainnya.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jeneponto Muhammad Arifin Nur menyampaikan, lomba ini merupakan wadah bagi pecinta kuda dan potensi bagi peternak kuda di Jeneponto.
"Kontes Kuda Lokal Patta'ba ini bertujuan untuk mengangkat potensi peternak kuda dan sebagai wadah bagi pencinta kuda, juga untuk melihat potensi dan antusiasme masyarakat terhadap kontes ini," sebutnya.
Mantan Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Jeneponto ini menerangkan, kegiatan ini sebagai salah satu langkah dalam menggerakkan perekonomian di Kabupaten Jeneponto.
"Kita berharap dapat memotivasi kepada peternak kuda. Dengan adanya kontes tersebut mereka bisa untuk berkecimpung di bidang peternakan," ujarnya.
Diketahui, puncak hari jadi akan berlangsung pada 1 Mei 2024 yang juga akan dirangkaikan dengan makan Gantala Jarang (Ganja) tepatnya di kawasan pasar kuda di Kecamatan Kelara Jeneponto. (*)
BERITA TERKAIT
-
Raih Indeks SDI Diatas Rata-rata, Dinas Kominfotik Jeneponto Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola Data Daerah
-
Kabid Humas dan IKP Diskominfo Jeneponto Terima Penghargaan dari Kapolres
-
Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi dan Administrator, Bupati Jeneponto Dorong Percepatan Pembangunan
-
6.139 PPPK Paruh Waktu Pemkab Jeneponto Resmi Terima SK
-
Wabup Islam Iskandar Tekankan Pentingnya Penguatan Peran Lintas Sektor dalam Penurunan Stunting