Hikmah
Hikmah

Kamis, 04 April 2024 15:44

Ditjen Pajak Sita Aset WP Menungggak Senilai Rp1,95 Miliar

Ditjen Pajak Sita Aset WP Menungggak Senilai Rp1,95 Miliar

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Riau melakukan penyitaan aset senilai Rp 1,95 miliar dari wajib pajak yang menunggak. Penyitaan ini melibatkan 17 wajib pajak dari beberapa KPP di Riau.

BUKAMATA - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Riau (Kanwil DJP Riau) melakukan penyitaan aset senilai Rp 1,95 miliar yang terdiri dari 23 item yang berasal dari 17 wajib pajak (WP) yang terbukti menunggak pajak.

Penyitaan ini dilaksanakan dalam kegiatan sita serentak perdana 2024, melibatkan Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPP Pratama) Pekanbaru Senapelan, KPP Pratama Dumai, KPP Pratama Pekanbaru Tampan, KPP Madya Pekanbaru, KPP Pratama Bengkalis, KPP Pratama Bangkinang, dan KPP Pratama Pangkalan Kerinci.

Menurut Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Kanwil DJP Riau, Bambang Setiawan, sebanyak 23 aset disita dalam kegiatan tersebut dengan nilai taksiran sebesar Rp 1,95 miliar.

"Aset yang disita mencakup 10 kendaraan roda empat, enam kendaraan roda dua, enam rekening bank, dan satu bidang tanah kosong yang tersebar di Provinsi Riau," katanya.

Bambang Setiawan juga menjelaskan bahwa apabila dalam waktu 14 hari wajib pajak tidak melunasi utang pajaknya, aset sitaan tersebut dapat dilanjutkan dengan penjualan baik secara lelang maupun selain lelang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dalam pendampingan dan asistensi kepada KPP Pratama Pekanbaru Tampan, Kanwil DJP Riau memastikan bahwa kegiatan sita serentak telah dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku, mengacu pada peraturan perundang-undangan yang mengatur penagihan pajak dengan surat paksa.

"Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan wajib pajak melalui upaya penegakan hukum. Kanwil DJP Riau mengimbau wajib pajak untuk selalu memenuhi kewajiban pajaknya secara tepat waktu tanpa menunggu jatuh tempo," tambahnya.

Berita Populer