BUKAMATA - Wakil Presiden Ma'ruf Amin telah memperbarui Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Dalam LHKPN periodik 2023, Ma'ruf tercatat punya harta Rp 15,3 miliar.
Dilansir dari situs LHKPN KPK, Minggu (31/3/2024), Ma'ruf telah melaporkan hartanya dan sudah terverifikasi lengkap. Ma'ruf tercatat memiliki total harta Rp 15.301.594.917 (Rp 15,3 miliar).
Jumlah harta Ma'ruf naik Rp 1,2 Miliar jika dibandingkan LHKPN periodik 2022. Dalam LHKPN 2022, Ma'ruf tercatat punya harta Rp Rp 14.188.910.251 (Rp 14,1 miliar).
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo juga sudah melaporkan LHKPN periodik 2023. Dalam LHKPN terbarunya, Jokowi memiliki harta 95,8 miliar.
KPK memberi batas waktu hingga hari ini, 31 Maret, bagi para penyelenggara negara untuk melaporkan harta mereka. Hingga Kamis (28/3), tercatat ada enam menteri dan tiga wakil menteri yang belum melaporkan LHKPN kepada KPK.
"Sementara ini sampai dengan jam 2 tadi siang dari data yang kami tarik ini masih ada sekitar kalau level menteri itu masih ada sekitar 6 menteri yang belum lapor LHKPN dan 3 wamen yang belum lapor LHKPN. Itu posisi di jam 2 tadi," kata Direktur LHKPN KPK, Isnaini, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (28/3/24).
BERITA TERKAIT
-
Hadiri PSBM 2026, Gubernur Sulsel Dorong Saudagar Bugis-Makassar Jadi Penggerak Ekonomi Daerah
-
Dorong Mutu Pendidikan, Pemkab Takalar Salurkan Bantuan Siswa Lewat Safari Ramadan
-
Safari Ramadan di Cikoang, Bupati Takalar Salurkan Bantuan untuk Warga dan UMKM
-
Patuh Perpajakan, DJP Sulselbatra Apresiasi Kontribusi SPJM
-
Gubernur Sulsel Terima Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan Sampah 2026