Dewi Yuliani
Dewi Yuliani

Senin, 18 Maret 2024 23:34

Bambang Susantono
Bambang Susantono

Otoritas IKN Pastikan Tidak Lakukan Penggusuran Terhadap Warga

Wilayah masyarakat adat itu awalnya akan dipindahkan karena proyek pengendalian banjir. Namun melalui diskusi dan sosialisasi yang baik, masyarakat adat tidak perlu dipindahkan.

JAKARTA, BUKAMATA - Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara Bambang Susantono menegaskan tidak ada penggusuran yang dilakukan oleh Otoritas IKN. Khususnya kepada warga di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, terkait proyek pembangunan IKN.

Hal itu menanggapi kabar dugaan OIKN meminta 200 warga di Kecamatan Sepaku membongkar bangunan mereka. Ini di lokasi pembangunan IKN.

"Tidak ada penggusuran yang semena-mena. Saya sebagai warga Sepaku, KTP saya dan istri sudah menjadi warga Sepaku melihat mereka sebagai warga saya. Sehingga kalau ada sesuatu yang tidak berpihak kepada mereka, pada tempatnyalah saya untuk memberikan ruang kepada mereka," kata Bambang saat Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi II DPR RI, Senin, 18 Maret 2024.

Bambang menjelaskan bahwa keributan yang terjadi beberapa waktu lalu diharapkan menjadi yang terakhir. Apa yang dilakukan Otoritas IKN adalah untuk menjaga tata ruang yang baik di kawasan tersebut.

"Bapak, ibu bisa melihat bagaimana euforia pembangunan di kawasan ini. Sehingga ada kecenderungan mereka yang membangun tidak mengikuti aturan yang ada," ujarnya. 

"Jadi, izinkan kami tetap menata sesuai tata ruang dan tentu saja itu tidak termasuk apa yang diwartakan sebagai penggusuran. Saya kira kami jauh dari kata penggusuran," ucapnya menambahkan. 

Ia juga menyampaikan rencananya untuk mengembangkan salah satu daerah di lokasi pembangunan. Ini yang akan difungsikan sebagai warisan museum kehidupan. 

Menurutnya, wilayah masyarakat adat itu awalnya akan dipindahkan karena proyek pengendalian banjir. Namun melalui diskusi dan sosialisasi yang baik, masyarakat adat tidak perlu dipindahkan.

"Ini akan menjadi salah satu kawasan percontohan bagaimana kami memperlakukan saudara-saudara kita di lapangan. Bagaimana mereka bisa hidup lebih baik, lebih sejahtera, itu yang kami carikan," katanya. 

"Kalau dari mereka akan ada membuka usaha, akan kami sediakan tempatnya. Tapi itu akan kami tata dengan satu kawasan yang benar-benar humanis. Itu janji kami," ujarnya. (*)

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Otoritas IKN #Penggusuran #Masyarakat adat nusantara

Berita Populer