Hikmah
Hikmah

Kamis, 07 Maret 2024 12:14

Cadangan Devisa Indonesia Tetap Tinggi Meskipun Turun dari Bulan Sebelumnya

Cadangan Devisa Indonesia Tetap Tinggi Meskipun Turun dari Bulan Sebelumnya

Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa cadangan devisa Indonesia pada akhir Februari 2024 tetap tinggi meskipun mengalami penurunan dari bulan sebelumnya.

BUKAMATA - Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa cadangan devisa (cadev) Indonesia pada akhir Februari 2024 tetap pada posisi yang tinggi, meskipun mengalami penurunan dari bulan sebelumnya.

Erwin Haryono, Kepala Departemen Komunikasi BI, mengungkapkan bahwa posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Februari 2024 adalah sebesar US$144 miliar. Meski tinggi, angka ini mengalami penurunan dari posisi akhir Januari 2024 yang mencapai USD145,1 miliar.

"Penurunan posisi cadangan devisa tersebut antara lain dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah," ungkap Erwin melalui keterangan resmi BI pada Kamis 7 Maret 2024.

Meskipun terjadi penurunan, cadangan devisa yang tetap pada level yang tinggi tetap menunjukkan stabilitas perekonomian Indonesia di tengah dinamika global.

Bank Indonesia terus memonitor dan mengelola cadangan devisa dengan cermat untuk menjaga stabilitas nilai tukar dan kestabilan perekonomian nasional.

Penurunan posisi cadangan devisa juga dapat dipahami sebagai bagian dari dinamika ekonomi global dan strategi kebijakan pemerintah dalam mengelola utang luar negeri.

Selain itu, langkah-langkah untuk meningkatkan investasi domestik dan memperkuat posisi ekspor juga menjadi bagian penting dalam menjaga cadangan devisa yang memadai bagi Indonesia.

Dengan demikian, BI terus berkomitmen untuk menjaga stabilitas ekonomi Indonesia melalui pengelolaan yang efisien dan bijaksana terhadap cadangan devisa.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.