SELAYAR, BUKAMATA - Jajaran Pengurus Tim Penggerak PKK Kabupaten Kepulauan Selayar mengikuti Gerakan Tanam Cabai Serentak secara Hybrid langsung dari Kabupaten Bogor, Senin, 4 Maret 2024.
Ketua TP PKK Kepulauan Selayar, Andi Dwiyanti Musrifah Basli, mengatakan, kegiatan menanam cabai ini merupakan salah satu program TP PKK dalam membantu pemerintah menekan laju inflasi dan memperkuat ketahanan pangan keluarga.
“Hari ini kami menanam cabai serentak sebanyak 150 bibit di Puncak Tanadoang, Desa Bontomarannu, Kecamatan Bontomanai. Diikuti unsur Pemda, jajaran TP PKK hingga unsur dasawisma, pemerintah desa, penyuluh dan petani,” terangnya.
Dirinya menambahkan bahwa kedepan program menanam cabai akan terus dilanjutkan. “Maka dari itu saya miminta dan mengajak TP PKK Kabupaten hingga dasawisma dan kelompok tani, masyarakat merawat dan menjaga tanaman cabai tersebut,” imbuhnya.
Lanjut Musrifah menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk memasyarakatkan gerakan bercocok tanam. Tanaman cabai merupakan salah satu komoditas yang kerap berdampak pada terjadinya inflasi.
“Selain cabai, ibu-ibu juga bisa memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam sayur-sayuran, tanaman obat-obatan dan lainnya,” tuturnya.
Musrifah juga menyampaikan bahwa gerakan menanam cabai ini juga merupakan program Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan yang bertujuan untuk meningkatkan perekonomian dan ketahanan pangan di wilayah pedesaan maupun perkotaan. Disamping itu, kegiatan Gerakan Tanam Cabai ini juga sebagai rangkaian dari peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke 52 Tahun 2024 ini. (*)
BERITA TERKAIT
-
Terjadi Deflasi di Luwu Timur 0,64 Persen, Dipengaruhi Kelompok Makanan dan Minuman
-
Di Tengah Ketidakpastian Global, Ekonomi Sulsel Tetap Terjaga dengan Pertumbuhan Tahunan 5,25 Persen
-
Ikan Cakalang dan Beras Jadi Penyebab Inflasi di Luwu Timur
-
Termasuk Sulsel, 21 Provinsi di Indonesia Alami Penurunan IPH
-
September 2025, BPS Catat Inflasi di Luwu Timur 4,27 Persen