Isu Rp2 Miliar untuk Helikopter Dibantah, Pemprov Sulsel Siap Tempuh Jalur Hukum
02 April 2026 16:47
Analis pasar uang Lukman Leong, memprediksi penguatan rupiah kemungkinan akan terjadi jika Pilpres hanya membutuhkan satu putaran.
BUKAMATA - Sejumlah analis memperkirakan bahwa rupiah memiliki potensi untuk menguat jika Pemilihan Presiden (Pilpres) berlangsung dalam satu putaran.

Namun, proyeksi tersebut masih dibayangi oleh sentimen kenaikan suku bunga The Fed dan data inflasi Amerika Serikat (AS).
Dilansir dari Katadata.co.id , menurut analis pasar uang Lukman Leong, penguatan rupiah kemungkinan akan terjadi jika Pilpres hanya membutuhkan satu putaran.
Terlebih lagi, hitung cepat atau quick count Pilpres 2024 menunjukkan kemenangan sementara bagi pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
“Pemilu berlangsung aman hingga saat ini dan potensi satu putaran oleh pasangan nomor urut 2,” ujar Lukman kepada Kamis 15 Februari 2024.
Kendati demikian, penguatan dolar Amerika Serikat juga dapat membatasi penguatan rupiah. Salah satu faktornya adalah data inflasi konsumen AS yang lebih kuat dari perkiraan pasar.
Dengan berbagai sentimen tersebut, Lukman memperkirakan rupiah akan bergerak fluktuatif pada hari ini dalam rentang Rp 15.550 - Rp 15.650 per dolar AS.
02 April 2026 16:47
02 April 2026 16:03
02 April 2026 15:57
02 April 2026 15:15
02 April 2026 14:22
02 April 2026 11:56
02 April 2026 09:30
02 April 2026 11:10
02 April 2026 11:25