BUKAMATA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan telah menyatakan mendukung Prabowo Subianto dalam pemilihan presiden (pilpres) tahun ini. Ia bahkan mengaku "all out" dalam memenangkan Calon Presiden Nomor Urut 2 itu.
Namun begitu, Luhut mengaku tidak akan menduduki jabatan lagi pada pemerintahan pasangan calon (paslon) nomor urut 2, Prabowo-Gibran.
Menurut Luhut, usai menang, mereka akan melanjutkan program Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan hal itu cukup baginya.
Tetapi, ia mengaku mau jika ditawari menjadi penasihat senior.
"Ya kalau memberi nasehat, saya mau karena itu buat NKRI. Tapi kalau untuk menteri, saya sudah bilang terutama istri saya sudah bilang [untuk] pensiun," ujar Luhut dalam dalam YouTube Political Show Podcast CNN Indonesia "Opung Luhut is Back", dikutip Jumat (9/2/2024).
Mantan purnawirawan TNI itu mengatakan dukungannya kepada paslon nomor urut 2 itu murni untuk kepentingan nasional.
Luhut kemudian menyebut pengalamannya di dalam pemerintahan pusat yang sudah hampir mencapai 12 tahun.
"Saya kan di dalam 12 tahun pemerintah. Jadi kalau orang nuduh Jokowi begini-begini, ngawur itu orang itu. Dia bilang Jokowi, 'ada yang enggak bisa kerja', dia yang enggak bisa kerja," pungkasnya.
Menko Marves situ juga bercerita baru bertanya kepada Jokowi, apa yang akan dia lakukan usai pemilu. Kepada Luhut, Presiden RI ke-7 itu mengaku mau kembali ke kampung halamannya.
Terlebih, Jokowi akan mendapatkan rumah pensiun untuk presiden di Kota Solo. Maka ia lebih memilih untuk tinggal di sana ketimbang menetap di Jakarta.
Luhut mengatakan Prabowo sudah menawarkan berbagai jabatan untuk Jokowi nanti bila terpilih menjadi presiden. Tetapi Jokowi mengatakan belum terpikir untuk mengambil jabatan di pemerintahan selanjutnya.
BERITA TERKAIT
-
Menteri Bahlil Aliri Listrik di 3T, Akademisi Optimistis Elektrifikasi di Indonesia Capai 100 Persen
-
Luhut Bocorkan akan Ada 67.870 Lapangan Kerja Baru di Akhir Tahun 2025
-
Luhut Usul ke Prabowo Hilangkan BBM Subsidi
-
Sindir Pengkritik Makan Bergizi Gratis, Luhut: Waktu Jadi Pejabat, Dia Juga Maling
-
Pemerintah Siapkan Skema Bansos untuk Redam Efek PPN 12 persen