Tuntut Pemekaran, Begini Kemampuan Fiskal Empat Daerah di Luwu Raya
01 Februari 2026 10:33
Sastrawan dan sosiolog terkemuka Indonesia, Ignas Kleden, meninggal dunia pada Senin 22 Januari 2024 setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Suyoto, Jakarta Selatan.
BUKAMATA - Dunia sastra Indonesia berduka. Sastrawan sekaligus sosiolog, Ignas Kleden, menghembuskan nafas terakhir pada Senin 22 Januari 2024, pada pukul 03.46 WIB setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Suyoto, Jakarta Selatan.
Kabar duka tersebut disampaikan oleh penulis dan wartawan senior Harian Kompas Budiman Tanuredjo melalui akun Facebook miliknya.
"Telah berpulang dalam damai, Bapak Ignas Kleden pada Senin, 22 Januari pukul 03.46 WIB di RS Suyoto, Jakarta Selatan. Rumah Duka untuk pesemayaman jenazah serta berita pemakaman akan menyusul. Mohon doa bagi perjalanan akhir beliau," tulis Budiman Tanuredjo.
"Dukacita mendalam dan doa kami. Semoga Almarhum mendapatkan kedamaian sejati di haribaan Allah Maha Kasih. Dan semoga keluarga tercinta yang ditinggalkan, dan mbak Hermien Y. Kleden, mendapatkan penghiburan dari Allah sendiri," ujarnya.
Ignatius Nasu Kleden lahir di Larantuka, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur pada 19 Mei 1948. Ia meraih gelar sarjana dari Sekolah Tinggi Filsafat Teologi Ledalero, Flores, pada tahun 1972. Setelah itu, Ignas melanjutkan studi di Jerman dan meraih gelar Master of Art di bidang filsafat dari Hochschule für Philosophie di Munich pada 1982. Gelar doktor bidang sosiologi diperolehnya dari Universitas Bielefeld, Jerman, pada tahun 1995.
Ignas Kleden aktif menulis sejak tinggal di kampung halamannya dan menjadi penerjemah buku teologi di Ende, Flores. Karyanya tersebar di berbagai majalah seperti Basis, Budaya Jaya, dan Tempo. Ia pernah menjadi editor di Yayasan Obor, Jakarta, pada periode 1976 hingga 1977.
Beberapa karya terkenal Ignas Kleden antara lain "Sastra Indonesia dalam Enam Pertanyaan" (1998), "Sikap Ilmiah dan Kritik Kebudayaan" (1988), "Menulis Politik: Indonesia Sebagai Utopia" (2001), hingga "Masyarakat dan Negara: Sebuah Persoalan" (2004).
Dengan kepergiannya, Indonesia kehilangan salah satu intelektual dan sastrawan yang telah berkontribusi besar dalam dunia kepenulisan dan pemikiran di Tanah Air. Semoga almarhum Ignas Kleden beristirahat dengan tenang. Selamat jalan, maestro sastra Indonesia.
01 Februari 2026 10:33
01 Februari 2026 10:24
31 Januari 2026 21:37
01 Februari 2026 10:24
01 Februari 2026 10:33