Hikmah
Hikmah

Selasa, 09 Januari 2024 11:48

 Nasib Lion Air Setelah Kemenhub Larang Terbang 3 Pesawatnya Akibat Insiden Pintu Darurat

Nasib Lion Air Setelah Kemenhub Larang Terbang 3 Pesawatnya Akibat Insiden Pintu Darurat

Menurut Danang, Lion Air selain mengoperasikan pesawat Boeing 737 MAX 9 juga memiliki armada lain seperti Boeing 737-800NG, Boeing 737-900ER, Airbus 330-300CEO, dan Airbus 330-900NEO.

BUKAMATA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melarang terbang sementara tiga unit pesawat Boeing 737 MAX 9 milik Lion Air, menyusul insiden lepasnya pintu darurat Alaska Airlines. Meskipun demikian, Lion Air memastikan operasional penerbangannya tetap berjalan normal.

Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini sedang melakukan inspeksi terhadap ketiga pesawat tersebut. Selama proses inspeksi berlangsung, Lion Air akan menggunakan armada lainnya untuk melayani penumpang.

"Selama proses inspeksi berlangsung, Lion Air telah mengatur atau mengelola operasional penerbangan menggunakan armada lainnya sehingga operasional dapat berjalan lancar," ujarnya Seperti dilansir dari Kompas.com Selasa 9 Januari 2024.

Menurut Danang, Lion Air selain mengoperasikan pesawat Boeing 737 MAX 9 juga memiliki armada lain seperti Boeing 737-800NG, Boeing 737-900ER, Airbus 330-300CEO, dan Airbus 330-900NEO. Meski tidak dijelaskan jumlah armada yang sedang dioperasikan, Danang menegaskan bahwa operasional berjalan normal.

Sebelumnya, Lion Air memastikan bahwa tiga unit Boeing 737 MAX 9 yang dioperasikan oleh maskapai tersebut tidak termasuk dalam kategori pesawat yang mengalami insiden terkait pintu darurat bagian tengah (mid cabin door). Hal ini dikonfirmasi dalam keterangan tertulis yang dikeluarkan oleh Danang pada Senin.

"EAD tersebut mengharuskan pemeriksaan segera terhadap pesawat Boeing 737 MAX 9 yang memiliki pintu darurat bagian tengah non-aktif (mid cabin door plug). EAD ini berlaku untuk sekitar 171 pesawat di seluruh dunia," jelasnya.

Danang menegaskan bahwa pesawat Boeing 737 MAX 9 Lion Air memiliki konfigurasi berbeda dengan pesawat Alaska Airlines yang mengalami insiden di Portland, Oregon. Pintu darurat bagian tengah pada pesawat Lion Air dilengkapi dengan mid cabin emergency exit door type II active door, yang berarti sistem pintu darurat tersebut berfungsi aktif dan dapat dioperasikan secara baik.

Namun, Lion Air tetap berkoordinasi dengan Boeing, regulator Indonesia, dan otoritas penerbangan sipil terkait untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan penerbangan.

Maskapai ini selalu menekankan prioritas utama pada faktor keselamatan dan keamanan penerbangan dalam setiap aspek operasional dan layanan penerbangan yang mereka tawarkan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#lion iar