Redaksi
Redaksi

Senin, 01 Januari 2024 13:07

Guncangan gempa bumi yang melanda Sumedang, Jawa Barat, pada malam Minggu (31/12), menyebabkan kerusakan signifikan di wilayah Babakan Hurip.
Guncangan gempa bumi yang melanda Sumedang, Jawa Barat, pada malam Minggu (31/12), menyebabkan kerusakan signifikan di wilayah Babakan Hurip.

Malam Tahun Baru Sumedang Dikejutkan Gempa: 53 Rumah Rusak dan 200 Warga Dievakuasi

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengonfirmasi bahwa sebanyak 53 rumah rusak, dan sekitar 200 warga dievakuasi ke lapangan terdekat.

BUKAMATANEWS - Guncangan gempa bumi yang melanda Sumedang, Jawa Barat, pada malam Minggu (31/12), menyebabkan kerusakan signifikan di wilayah Babakan Hurip. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengonfirmasi bahwa sebanyak 53 rumah rusak, dan sekitar 200 warga dievakuasi ke lapangan terdekat.

"Kami sedang mendirikan tenda lapangan untuk menampung warga terdampak. Sejauh ini, Pemerintah Kabupaten Sumedang telah menyiagakan Posko Utama di Pos Pam Nataru dengan posko informasi di dalamnya," ujar Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari.

Evakuasi juga dilakukan terhadap 331 pasien RSUD Sumedang, yang terdiri dari 248 pasien rawat inap dan 83 pasien IGD. Mereka dievakuasi ke halaman gedung dan lima tenda di jalan raya sebagai langkah antisipatif.

"Hasil kaji cepat tim gabungan menunjukkan adanya tiga bangunan rumah sakit yang mengalami retakan, termasuk gedung Paviliun, VIP, dan Sakura. Tim terus melakukan pengecekan lebih lanjut di titik lain," tambah Abdul.

Meski RS Pakuon berada dalam kondisi aman, langkah evakuasi tetap dilakukan sebagai antisipasi hingga situasi dapat dipastikan aman dan terkendali. Tim gabungan terus memantau perkembangan dan melakukan pengecekan lebih lanjut di sejumlah titik untuk menjamin keselamatan dan kesejahteraan masyarakat yang terdampak gempa.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Gempa