Hikmah
Hikmah

Kamis, 28 Desember 2023 16:00

Jumlah Korban Meninggal saat Ledakan Smelter di Morowali Kembali Bertambah

Jumlah Korban Meninggal saat Ledakan Smelter di Morowali Kembali Bertambah

Dari 19 orang meninggal , 11 orang adalah tenaga kerja Indonesia (TKI), sementara 8 orang lainnya merupakan tenaga kerja asing (TKA).

BUKAMATA - Update terbaru kasus ledakan tungku smelter milik PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS) di Morowali, Sulawesi Tengah, menunjukkan peningkatan jumlah korban menjadi 19 orang yang meninggal dunia pada Kamis 28 Desember 2023.

Dari total tersebut, 11 orang adalah tenaga kerja Indonesia (TKI), sementara 8 orang lainnya merupakan tenaga kerja asing (TKA).

Keseluruhan pekerja yang terdampak ledakan tungku smelter PT ITSS mencapai 59 orang, terdiri dari 41 TKI dan 18 TKA.

Saat ini, 10 TKI sedang menjalani perawatan rawat jalan, sementara 14 korban yang dirawat di RSUD Morowali semuanya merupakan TKI.

Enam korban lainnya menjalani perawatan di klinik PT IMIP, terdiri dari 3 TKI dan 3 TKA. Delapan orang korban telah dirujuk keluar, terdiri dari 3 TKI dan 5 TKA. Selain itu, terdapat 2 korban yang menjalani perawatan sendiri, keduanya merupakan TKA.

Pemerintah Kabupaten Morowali merespons kejadian ini dengan memberikan santunan duka sebesar Rp 167.500.000 kepada ahli waris 11 TKI yang meninggal dunia, masing-masing Rp 7 juta per orang.

Sementara 30 korban TKI yang masih menjalani perawatan mendapat santunan sebesar Rp 3 juta per orang. Pemberian santunan ini merupakan bentuk dukungan dari pemerintah daerah kepada para pekerja yang menjadi korban.

Pj Bupati Morowali, Rachmansyah Ismail, menyampaikan hal ini dalam konferensi pers pada Rabu 27 Desember 2023.

Selain itu, pada saat kejadian, Pemerintah Kabupaten Morowali juga telah menerjunkan 12 ambulance untuk membantu evakuasi korban ledakan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Ledakan smelter morowali