Hikmah
Hikmah

Sabtu, 16 Desember 2023 10:59

Mengenal Ketamin: Zat yang Diduga Sebabkan Kematian  Matthew Perry

Mengenal Ketamin: Zat yang Diduga Sebabkan Kematian Matthew Perry

Ketamin, obat anestesi dengan sifat halusinogen, digunakan secara rekreasional karena sifat "disosiatif."

BUKAMATA - Aktor Senior Matthew Perry, yang dikenal sebagai Chandler Bing dalam sitkom "Friends," meninggal dunia akibat "efek akut ketamin" dan faktor penyakit jantung, demikian pernyataan Kantor Pemeriksa Medis Los Angeles.

Laporan otopsi menyebutkan bahwa "efek buprenorfin," obat untuk kecanduan opioid, juga turut berperan dalam kematiannya yang disebut sebagai kecelakaan.

Perry, 54, ditemukan tak bernyawa di jacuzzi rumahnya pada 28 Oktober. Kematian ini terjadi setahun setelah penerbitan memoarnya yang mencatat perjuangannya melawan kecanduan obat penghilang rasa sakit dan alkohol.

Ketamin, obat anestesi dengan sifat halusinogen, digunakan secara rekreasional karena sifat "disosiatif." Pemeriksa medis menyatakan bahwa "metode pasti pemberian obat pada kasus Matthew Perry tidak diketahui." Meskipun sejumlah kecil ketamin ditemukan di perutnya, laporan tersebut tidak merinci cara pemberian obat.

Dalam sistem tubuh Perry, ketamin kemungkinan merangsang detak jantung secara berlebihan dan menekan pernapasan, mengakibatkan kehilangan kesadaran di bak mandi air panas.

Perry diketahui menjalani terapi infus ketamin untuk depresi, dan pengobatan terakhirnya dilakukan satu setengah minggu sebelum kematiannya. Ketamin yang ditemukan dalam sistemnya kemungkinan diinjeksi setelahnya.

Ketamin, selain menyebabkan perasaan tenang dan rileks, juga dapat menyebabkan amnesia. Badan Pengawasan Narkoba AS menyebutnya sebagai "halusinogen anestesi disosiatif," karena membuat orang merasa terlepas dari rasa sakit dan lingkungan sekitar.

Meskipun digunakan dalam terapi infus untuk kondisi tertentu, penggunaan ketamin secara tidak terkontrol dapat berisiko fatal.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.