MAKASSAR, BUKAMATA - Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Muhammad Arsjad, mendorong strategi dan implementasi dalam tranformasi digital pada layanan kesehatan.
Hal itu menjadi pembahasan dalam Rapat Pj Sekda Sulsel bersama Dinas Kesehatan Sulsel, dan para jajaran RSUD milik Pemprov Sulsel, serta PT Jasa medika Transmedic, di Ruang Rapat Sekda Sulsel, Jum’at, 15 Desember 2023.
Diketahui, Jasa Medika Transmedic Group (dikenal sebagai JMT Group) merupakan grup perusahaan dengan bisnis utama sebagai pengembang sistem informasi manajemen kesehatan khususnya untuk Rumah Sakit, Klinik dan Instansi Pendidikan yang telah dijalani sejak tahun 2002.
Pj Sekda Sulsel, Andi Muhammad Arsjad, mengucapkan terima kasih atas kehadiran dari PT Jasa Medika Transmedic dalam upaya untuk meningkatkan elektronifikasi, khususnya di bidang layanan kesehatan.
"Seperti yang kita tahu bahwa sekarang ini Pemda termasuk Provinsi didorong untuk meningkatkan penyelenggaraan pemerintahan berbasis elektronik. Jadi, sekarang tata kelola pemerintahan didorong untuk berbasis digital atau e-government," jelasnya.
Dirinya berharap, layanan aplikasi yang dihadirkan PT. Jasa Medika Transmedic dapat menghadirkan layanan kesehatan yang jauh lebih transparan, terukur, akuntabel, dan bisa dipercaya oleh masyarakat.
"Ada banyak hal yang disampaikan dan ditawarkan, itu sangat dirasakan sebagai jawaban terhadap permasalahan yang dihadapi saat ini. (Misalnya) katakanlah terkait dengan klaim BPJS yang masih membutuhkan adanya instrumen yang bisa menjadi pegangan pemerintah dalam rangka mengurangi beban anggaran kita," tuturnya.
Ia pun berharap, dengan adanya instrumen yang objektif ini bisa membantu dalam peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
"Kita tentu berharap bahwa bagaimana masyarakat kita kedepan bisa mendapatkan layanan secara online, mereka tidak perlu lagi antri berlama-lama. Tentu dengan standar layanaan yang baik. Serta diharapkan adanya suatu sistem data yang terintegrasi sehingga bisa menjadi bahan analisa dan evaluasi dalam menyusun perencanaan dan regulasi. Termasuk kebijakan-kebijakan kedepannya," tuturnya.
Nantinya, penerapan program tranformasi digital pada layanan kesehatan ini akan disupport oleh seluruh jajaran rumah sakit dibawah kewenangan Pemprov Sulsel. Serta akan diintegrasikan dengan semua komponen layanan yang selama ini dibutuhkan dalam pelayanan kesehatan di rumah sakit.
"Sebagai bentuk komitmen, Insya Allah dalam waktu dekat ini, kita akan melakukan kerjasama, nanti akan dituangkan dalam kesepakatan antara pihak penyedia dan masing-masing rumah sakit. Kita berharap percepatan, sehingga (perencanaan) Januari kita sudah bisa memiliki sistem layanan kesehatan yang terintegrasi," terangnya.
Direktur Utama PT Jasa medika Transmedic, Peni Pahlawanda, mengakui, Pemerintah Provinsi Sulsel memiliki komitmen tinggi dalam mengikuti program transformasi digital.
"Saya sangat senang dan bangga sekali, bahwa ternyata Pemprov Sulawesi Selatan termasuk fasilitas kesehatannya khususnya di rumah sakit yang dibawah pemprov punya komitmen yang cukup tinggi untuk mengikuti program transformasi digital ini dan merasa bahwa ini adalah strategis dan akan menjadi solusi yang baik untuk pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi Pemprov Sulsel," jelasnya. (*)
BERITA TERKAIT
-
Perkuat Konektivitas Bulukumba-Sinjai, Gubernur Tinjau Progres MYP Paket 1 Ruas Tanaberu-Tanete-Kajang
-
Ikuti 12 Kategori, Ini Kunci Optimisme Kontingen Pesparawi Sulsel di Tingkat Nasional
-
Sambut Kepulangan Jemaah Haji, Gubernur Sulsel Tekankan Makna Haji Mabrur dalam Kehidupan Sosial
-
Gubernur Sulsel Ground Breaking Paket 1 MYP Rehabilitasi Daerah Irigasi Apparang Hulu, Dukung Produktivitas Pertanian di Sinjai
-
Gubernur Sulsel Salurkan Bantuan Pengobatan untuk Balkis, Remaja Asal Bantaeng Penderita Kerongkongan