Setelah Rumah Sakit, Kini Tentara Israel Mulai Serang Sekolah di Gaza
Meskipun banyak warga Palestina mencari perlindungan di sekolah atau rumah sakit, fasilitas-fasilitas publik tersebut tetap tidak terhindar dari serangan Israel.

BUKAMATA - Kementerian Kesehatan Palestina menyatakan bahwa setidaknya 25 orang tewas pada Selasa akibat serangan Israel terhadap sebuah sekolah di Gaza selatan. Sekolah tersebut sebelumnya digunakan sebagai tempat pengungsian bagi warga Palestina yang kehilangan tempat tinggal akibat konflik.
Saksi mata melaporkan bahwa puluhan orang terluka, dan jenazah ditemukan dari reruntuhan sekolah Ma'an di Khan Younis. Korban-korban tersebut telah dibawa ke RS Nasser di kota itu. Khan Younis, yang telah menjadi target serangan berat oleh tentara Israel, kini juga menjadi wilayah diinvasi oleh pasukan darat Israel dalam perang melawan Hamas.
Mohammed Salou, yang kehilangan saudara perempuannya dalam serangan tersebut, menyampaikan kesaksiannya.
"Sepupu saya menelepon saya dan menyuruh saya datang karena jenazah saudara perempuan saya tergeletak di halaman sekolah, dan kami tidak dapat mengambilnya," ungkap Salou kepada AFP.
Salou juga menegaskan keyakinannya bahwa bukan sekolah itu sendiri yang menjadi target serangan, melainkan wilayah sekitarnya.
Meskipun banyak warga Palestina mencari perlindungan di sekolah atau rumah sakit, fasilitas-fasilitas publik tersebut tetap tidak terhindar dari serangan Israel.
Situasi di Gaza semakin memburuk, dengan serangan-serangan yang terus mengakibatkan kerugian besar terutama pada warga sipil yang tidak terlibat langsung dalam konflik tersebut.
Diketahui, Jumlah korban tewas di Jalur Gaza terus bertambah akibat serangan militer Israel. Kantor Media Pemerintah Hamas di Gaza melaporkan bahwa lebih dari 16.200 orang tewas sejak dimulainya perang Israel-Hamas pada 7 Oktober lalu.
Dari jumlah tersebut, lebih dari 7.000 adalah anak-anak dan hampir 5.000 adalah perempuan.
News Feed
Berita Populer
04 Mei 2026 10:55
04 Mei 2026 10:35
