Hikmah
Hikmah

Selasa, 05 Desember 2023 12:52

Penyakit Pneumonia yang Mewabah di China Kini Masuk Indonesia, Dinkes DKI Jakarta Beri Peringatan

Penyakit Pneumonia yang Mewabah di China Kini Masuk Indonesia, Dinkes DKI Jakarta Beri Peringatan

Berdasarkan hasil tes Polymerase Chain Reaction (PCR), beberapa anak di Jakarta dikonfirmasi positif terinfeksi bakteri tersebut.

BUKAMATA - Kementerian Kesehatan RI dan Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta telah menerima laporan kasus anak terinfeksi Mycoplasma pneumoniae, penyebab pneumonia yang tengah mewabah di beberapa negara, termasuk China.

Berdasarkan hasil tes Polymerase Chain Reaction (PCR), beberapa anak di Jakarta dikonfirmasi positif terinfeksi bakteri tersebut.

"Sudah ada beberapa kasus dilaporkan di Jakarta anak terinfeksi Mycoplasma," ungkap Kepala Seksi Surveilans, Epidemiologi, dan Imunisasi Dinkes DKI Jakarta, dr. Ngabila Salama, seperti dikutip dari detikhealth, Selasa 5 Desember 2023

Beberapa anak yang terpapar Mycoplasma pneumoniae saat ini sedang dirawat di rumah sakit, tetapi total jumlah dan lokasi penyebaran kasus belum dijelaskan secara rinci oleh Dinkes DKI Jakarta.

dr. Ngabila mengungkapkan bahwa gejala utama yang dialami pasien Mycoplasma pneumoniae adalah sesak napas, disertai dengan radang paru atau pneumonia. Pasien dengan kondisi berat akan membutuhkan perawatan inap karena memerlukan tatalaksana lebih lanjut.

Bakteri Mycoplasma pneumoniae diduga sebagai penyebab utama dari lonjakan kasus penyakit pneumonia 'misterius' pada anak-anak di China. Dr. dr. Erlina Burhan, dokter spesialis paru dari Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), menjelaskan bahwa Mycoplasma pneumoniae adalah bakteri yang ditularkan melalui cairan droplet di udara.

"Mycoplasma ini adalah bakteri yang berukuran sangat kecil, memiliki genomen pendek hanya 0,58 hingga 2,20 Mb dan ditularkan dengan cairan droplet melalui udara," jelas dr. Erlina.

Dalam menghadapi risiko penularan di Indonesia, dr. Ngabila mengimbau masyarakat, terutama orang tua, untuk meningkatkan kewaspadaan. Apalagi, kekebalan tubuh umumnya sedang menurun akibat peralihan musim.

"Pencegahan perlu digalakkan dengan perilaku hidup bersih dan sehat dikencangkan," tegas dr. Ngabila. Ia juga menyarankan penggunaan masker saat berada di tempat umum dan keramaian, serta rutin mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun.

Seiring dengan perkembangan situasi, Dinkes DKI Jakarta akan terus memantau dan memberikan informasi lebih lanjut kepada masyarakat terkait penyebaran penyakit ini di Indonesia