Hujan dan Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Sejumlah Kendaraan di Jalan Tupai Makassar
01 Februari 2026 14:50
Kementerian Kesehatan Taiwan memperingatkan warga lansia, anak-anak, dan mereka dengan imunitas rendah untuk tidak mengunjungi China, Hong Kong, dan Makau.
BUKAMATANEWS - Pemerintah Taiwan telah mengambil langkah pencegahan yang ketat menyusul munculnya wabah pneumonia misterius di China. Kementerian Kesehatan Taiwan memperingatkan warga lansia, anak-anak, dan mereka dengan imunitas rendah untuk tidak mengunjungi China, Hong Kong, dan Makau.
Dalam imbauan yang dikeluarkan pekan lalu, pemerintah Taiwan menegaskan bahwa jika perjalanan ke negara-negara tersebut benar-benar diperlukan, masyarakat harus mendapatkan vaksinasi flu dan Covid terlebih dahulu. Taiwan, yang tetap waspada terhadap potensi wabah penyakit sejak peristiwa SARS pada tahun 2002-2003, kini berupaya meminimalisir risiko penularan.
Meskipun langkah-langkah tersebut diambil sebagai langkah pencegahan, sejumlah ahli epidemiologi, seperti Shu-Ti Chiou dari Health & Sustainable Development Foundation di Taipei, berpendapat bahwa pembatasan perjalanan bukanlah tindakan efektif untuk menghentikan penyebaran penyakit. Chiou mengungkapkan kekhawatirannya bahwa imbauan tersebut dapat memberikan kesan keliru kepada masyarakat, membuat mereka percaya bahwa mereka aman dari penyakit pernapasan selama tidak bepergian ke China.
Di sisi lain, Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, menanggapi bahwa peningkatan penyakit pernapasan di China adalah masalah umum yang dihadapi oleh semua negara dan yakin bahwa pihak berwenang China dapat mengendalikannya secara efektif. Pernyataan ini menggarisbawahi kerja sama antarnegara dalam menghadapi tantangan kesehatan global.
Situasi ini semakin menarik perhatian dunia internasional, sementara Taiwan berupaya menjaga keamanan kesehatan masyarakatnya dengan langkah-langkah preventif yang dianggapnya perlu.
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 10:33
01 Februari 2026 10:24
31 Januari 2026 21:37
01 Februari 2026 10:33
01 Februari 2026 10:24
01 Februari 2026 14:50