Redaksi
Redaksi

Minggu, 19 November 2023 14:52

Dian Sastrowardoyo dan Ario Bayu: Chemistry Terpanas dalam Gadis Kretek

Dian Sastrowardoyo dan Ario Bayu: Chemistry Terpanas dalam Gadis Kretek

Dian Sastrowardoyo dan Ario Bayu berhasil membawa chemistry yang memukau dalam peran Jeng Yah alias Dasiyah dan Soeraja, memperkaya romansa di tengah seluk-beluk industri kretek.

BUKAMATANEWS - Serial fenomenal "Gadis Kretek" berhasil mencuri perhatian penonton tidak hanya dengan cerita yang memikat tetapi juga kualitas akting luar biasa dari para cast utamanya. Dian Sastrowardoyo dan Ario Bayu berhasil membawa chemistry yang memukau dalam peran Jeng Yah alias Dasiyah dan Soeraja, memperkaya romansa di tengah seluk-beluk industri kretek.

Sesuai dengan respon positif setelah pemutaran perdana di Busan Cinema Center dalam rangkaian Busan International Film Festival (BIFF), seluruh pemain utama Gadis Kretek membeberkan rahasia di balik layar kesuksesan mereka. Proses latihan dan sesi workshop sebelum syuting terbukti krusial dalam membangun chemistry dan kualitas akting yang mendalam.

Putri Marino, yang memerankan Arum Cengkeh, mengakui pentingnya diskusi yang dilakukan bersama rekan-rekan sekaligus dengan para pengarah film, Kamila Andini, Ifa Isfansyah, dan Ratih Kumala. Diskusi ini membuka ruang untuk memahami karakter dan dinamika hubungan di antara mereka. "Komunikasi yang baik dan rasa saling percaya antara cast, penulis, dan sutradara menciptakan chemistry yang kuat," ujar Putri.

Proses ini memakan waktu sekitar tiga bulan, dengan fokus pada pembahasan karakter dan hubungan di antara mereka. Produser Shanty Harmayn menegaskan bahwa waktu yang diberikan untuk membangun dinamika sangatlah penting. "Semua berjalan dinamis dan organik, mulai dari reading, workshop, hingga proses syuting," tambahnya.

Arya Saloka, yang berperan sebagai Lebas, juga mengakui kelancaran proses akting bersama Putri Marino. "Kami terbantu oleh Mas Rukman Rosadi, pemeran Idroes dan pelatih akting, yang membantu kami memahami karakter dan hubungan satu sama lain," kata Arya.

Pentingnya keintiman dalam beberapa adegan di Gadis Kretek pun diakui, dan Ana Valdes Lim, intimacy coordinator, memainkan peran besar dalam memberikan pelatihan bagi para cast utama untuk tampil meyakinkan sebagai pasangan.

Momen-momen indah dalam serial ini juga disuguhkan oleh berbagai lokasi syuting menarik, termasuk Museum Kretek di Kudus, Stasiun Tuntang di Semarang, hingga The Sultan Hotel & Residence di Jakarta.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Gadis Kretek

Berita Populer