Hikmah
Hikmah

Jumat, 10 November 2023 10:16

Unggah Konten Soal Dukungan Terhadap Pelaksanaan Piala U-17 Akun Instagram PLN Sulselrabar Diserang Warganet

Unggah Konten Soal Dukungan Terhadap Pelaksanaan Piala U-17 Akun Instagram PLN Sulselrabar Diserang Warganet

"Pak, kasihan masyarakat yang kena dampak pemadaman listrik. Dan tidak ada kompensasi yang diberikan, bahkan ada beberapa yang tagihannya melonjak. Apa PLN merupakan pelayanan masyarakat?," timpal akun @kadir_jae**

MAKASSAR,BUKAMATA - Unggahan terbaru dari PLN Sulselrabar tentang kesiapan PLN menyukseskan Piala Dunai U-17 menarik perhatian warganet.

Kemarahan warganet di Sulawesi Selatan yang telah mengalami pemadaman bergilir selama 3- 5 jam perhari  tertumpah pada kolom komentar postingan yang diunggah Kamis 8 November tersebut.

Menurut Warganet, postingan tersebut sama sekali tidak berempati dengan masalah yang dihadapai oleh masyarakat Sulsel. Bahkan tidak sedikit warganet yang mengeluarkan umpatan terhadap admin medsos PLN Sulselrabar.

"Sukseskan mi dlu itu sulsel tdk matlam, jammeko dlu piala dunia," tulis akun @_wsy****

"PLN SULSELBAR SUKSESKAN MATI LAMPU DI 3 PROVINSI" tulis akun @gherm****

"Pak, kasihan masyarakat yang kena dampak pemadaman listrik. Dan tidak ada kompensasi yang diberikan, bahkan ada beberapa yang tagihannya melonjak. Apa PLN merupakan pelayanan masyarakat?," timpal akun @kadir_jae**

Diketahui, pemadaman bergilir telah terjadi di sejumlah wilayah di Sulsel utamanya di Makassar sejak September 2023. Masyarakat harus kehilangan akses aliran listrik selama tiga hingga lima jam per hari.

Sementara itu, hingga saat ini belum ada konpensasi yang diterima masyakat terkait masalah tersebut. Bahkan beberapa warganet juga mengeluh pembayaran listrik mereka justru bertambah.

"Tarikan pertama listrik itu mahal Pak… Masyarakat mengeluhkan naik 20ribu pemakaiannya rata2 setiap orang. Kalian ini ambil untung dari merugikan masyarakat.. 20ribu x jutaan rumah. Tapi gaji kalian tidak dipotong!," tulis akun @sarwandie**

"Cocok pak. Sblum2nya saya bayar 300rbu/bulan, skrang hampir 600ribu Pak ????????????," tulis akun @agus**

Hingga saat ini PLN mengaku bahwa pemadaman bergilir tersebut dilakukan akibat kurangnya debit air di PLTA yang dioperasikan PLN Sulselrabar.
PLN juga mengaku telah melakukan pembahasa internal mengenai pemberian konpensasi bagi msayarakat terdampak pemadaman bergilir.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.