Pasukan Israel Klaim Berhasil Mengepung Kota Gaza, Hamas Lakukan Serangan Terowongan
"Kami berada di puncak pertempuran. Kami telah mencapai keberhasilan yang mengesankan dan telah melewati pinggiran Kota Gaza. Kami maju ke depan," kata Netanyahu seperti yang dikutip dari Reuters.
BUKAMATA - Pasukan Israel mengumumkan telah berhasil mengepung Kota Gaza, yang merupakan pusat utama di Jalur Gaza. Kota tersebut menjadi target utama serangan Israel dalam upaya mereka untuk menindak militan Hamas.

Seiring dengan pengepungan tersebut, tentara Israel telah memberikan instruksi kepada warga sipil untuk mengungsi ke arah selatan.
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dalam pernyataannya menyampaikan bahwa pasukan mereka telah mencapai keberhasilan yang signifikan di sekitar Kota Gaza.
"Kami berada di puncak pertempuran. Kami telah mencapai keberhasilan yang mengesankan dan telah melewati pinggiran Kota Gaza. Kami maju ke depan," kata Netanyahu seperti yang dikutip dari Reuters.
Sementara itu, juru bicara militer Israel, Laksamana Muda Daniel Hagari, mengonfirmasi bahwa pasukan mereka telah menyelesaikan pengepungan Kota Gaza, yang merupakan pusat fokus dari aktivitas militan Hamas.
Brigadir Jenderal Iddo Mizrahi, kepala insinyur militer Israel, juga mengungkapkan bahwa pasukan mereka menghadapi ranjau dan perangkap selama operasi pengepungan tersebut.
Namun, situasi ini menimbulkan keprihatinan besar di kalangan pakar PBB, yang menganggap warga sipil Palestina terus berada dalam risiko besar terhadap potensi genosida. Kelangkaan makanan, bahan bakar, air minum, dan obat-obatan masih menjadi permasalahan yang dihadapi oleh warga sipil Palestina di wilayah tersebut.
"Kami tetap yakin bahwa rakyat Palestina berada dalam risiko besar terjadinya genosida."kata para pelapor khusus PBB dalam pernyataan di Jenewa menegaskan,
Konflik terbaru antara Israel dan Hamas ini pecah pada tanggal 7 Oktober lalu setelah pejuang Hamas melintasi perbatasan. Israel mengklaim bahwa serangan Hamas telah menewaskan sekitar 1.400 orang, yang sebagian besar adalah warga sipil.
Sementara itu, serangan balasan Israel di kantong kecil Palestina di Jalur Gaza dilaporkan telah menewaskan sedikitnya 9.061 orang.
Baru-baru ini, militer Israel melancarkan serangan udara yang menghancurkan sejumlah rumah di kamp pengungsi Bureij dan Jabalia, yang merupakan salah satu kamp pengungsi terbesar Palestina sejak tahun 1948.
Pihak Hamas melaporkan bahwa sedikitnya 195 warga Palestina tewas dalam dua serangan pada Selasa dan Rabu, dengan 120 orang hilang dan sedikitnya 777 orang terluka.
News Feed
Berita Populer
04 Mei 2026 10:55
04 Mei 2026 11:33
04 Mei 2026 10:35
