Update Perang Hamas vs Israel, Korban Tewas Capai 4000 Jiwa
Angka korban jiwa, terutama dari Gaza juga terus bertambah. Bahkan wilayah Palestina lain, Tepi Barat- sebagaimana dilaporkan Al-Jazeera- juga dibom tentara Israel.
BUKAMATA - Perang Hamas, faksi Palestina, dan Israel masih terus terjadi. Sejumlah fakta terbaru muncul. Dikutip dari CNBC International, militer Israel terus mendesak warga Gaza utara mengosongkan wilayahnya dan pergi ke selatan, meski ramai dikritik lembaga kemanusiaan. Tel Aviv berjanji menyerang Hamas besar-besaran.
Angka korban jiwa, terutama dari Gaza juga terus bertambah. Bahkan wilayah Palestina lain, Tepi Barat- sebagaimana dilaporkan Al-Jazeera- juga dibom tentara Israel.
Berikut fakta terbaru, dikutip dari sejumlah sumber, Senin (16/10/2023).
1.Serangan Udara Masih Bombardir Gaza
Serangan udara dilaporkan masih terus bombardera Gaza, Senin dini hari. Ada beberapa artileri yang dikirim dari posisi Israel, termasuk roket, terutama di Gaza bagian utara.
"Jadi ini adalah garis depan yang sangat aktif. Namun yang menjadi spekulasi semua orang adalah kapan operasi darat ini akan dimulai. Hal ini sudah jelas oleh tentara Israel akan terjadi suatu saat nanti, dengan mengatakan bahwa serangan tersebut akan terjadi dari udara, darat dan laut," muat reporter Al-Jazeera.
2.Korban Tewas Hampir 4.000 Jiwa
Korban jiwa terus bertambah dari sisi Palestina. Dari data terbaru Kementerian Kesehatan, sejak 7 Oktober, 2.670 warga Palestina tewas karena serangan udara dan bombardir yang dilakukan Israel.
Al-Jazeera menyebut sebagian besar korban adalah anak-anak dan wanita di Gaza. Setidaknya 9.600 orang juga terluka.
Di sisi Israel, korban tewas mencapai 1.300 orang, di mana lebih dari 3.400 orang terluka. Dengan begitu, jika digabungkan, total korban tewas dari kedua belah pihak mencapai kini hampir 4.000 orang tepatnya 3.970 jiwa.
Gaza sendiri merupakan sebidang tanah sempit yang diapit antara Mesir, Israel dan Laut Mediterania. Wilayah ini telah digempur pasukan Israel sebagai tanggapan atas serangan Hamas akhir pekan lalu.
3.Ribuan Orang Berdemo Bela Palestina di Seluruh Dunia
Ribuan warga pro Palestina berdemo di seluruh dunia, Sabtu-Minggu. Salah satunya di Istanbul Turki.
Ini menjadi update terbaru dari serangan udara Israel yang terus terjadi di jalur Gaza. Israel sendiri telah mengumumkan "serangan darat" di sana.
"Mereka telah mengusir orang-orang dari rumah mereka selama bertahun-tahun. Sekarang mereka tidak membunuh orang satu per satu hari demi hari, mereka membunuh orang secara massal," kata salah satu pengunjuk rasa, seorang penjaga toko berusia tiga puluhan, bernama Bayram Atabey.
"Inilah yang dilakukan Israel dan kami memprotesnya," tambahnya.
Sebelumnya, kecaman juga muncul dari Presiden Recep Tayyip Erdogan. Ia mengutuk "pembantaian tanpa pandang bulu terhadap orang-orang tak berdosa di Gaza".
"Israel tidak berperilaku seperti sebuah negara," tegasnya.
Diketahui para pengunjuk rasa mengibarkan bendera Turki dan Palestina dalam unjuk rasa solidaritas itu. Tidak terdapat catatan resmi jumlah pasti warga yang hadir dalam protes.
Ribuan massa pro Palestina juga berdemo di ibu kota AS, Washington. Mereka meneriakkan "Bebaskan Palestina".
Di Inggris, demonstrasi terjadi di Manchester, London, Edinburgh dan Glasgow di Skotlandia. Protes terjadi di tengah peringatan polisi bahwa siapa pun yang menunjukkan dukungan terhadap kelompok bersenjata Hamas dapat ditangkap.
"Para pengunjuk rasa yang berbaris di jantung ibu kota Inggris dibayangi oleh kehadiran lebih dari 1.000 polisi dalam jumlah besar," tulis media yang sama.
4.Rumah Sakit Makin Penuh di Gaza
Rumah sakit dilaporkan makin penuh di seluruh Gaza. Tim medis bekerja sepanjang waktu untuk memberikan berbagai jenis perawatan bagi sejumlah besar orang terluka.
Salah satunya Al-Nasser. Rumah sakit ini bekerja dengan kapasitas penuh dan dengan sumber energi dan air yang terbatas.
"Rumah sakit saat ini menjadi tempat tinggal banyak pengungsi. Ini adalah tempat perlindungan bagi 1000 warga Palestina yang saat ini berkumpul di sekitar rumah sakit," lapor Al-Jazeera lagi.
News Feed
Gubernur Sulsel Resmikan Jembatan Sungai Balampangi Penghubung Sinjai - Bulukumba
31 Januari 2026 21:37
