Hikmah
Hikmah

Senin, 16 Oktober 2023 09:47

Perang Hamas-Israel : Lebih dari 4.100 Orang Tewas, Bahan Bakar di RS Gaza Bertahan 24 Jam

Perang Hamas-Israel : Lebih dari 4.100 Orang Tewas, Bahan Bakar di RS Gaza Bertahan 24 Jam

Organisasi kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (OCHA) memperingatkan bahwa persediaan bahan bakar di rumah sakit Gaza kemungkinan akan habis dalam 24 jam ke depan.

BUKAMATA - Jumlah korban tewas akibat konflik  antara Hamas Palestina dan Israel terus bertambah, mencapai total 4.138 orang pada Minggu 15 Oktober malam.

Kementerian Kesehatan di Jalur Gaza melaporkan bahwa gempuran yang dilancarkan Israel sejak 7 Oktober telah menewaskan 2.670 orang dan melukai 9.600 orang lainnya di wilayah tersebut.

Sementara itu, di Tepi Barat Palestina, 56 orang dinyatakan tewas dan 700 lainnya terluka akibat serangan militer Israel. Pihak Kementerian Kesehatan di Gaza menuding militer Israel sengaja menargetkan staf medis dan keluarga di Jalur Gaza.

Marwan Abu Saada, Direktur Jenderal Kerja Sama Internasional Kementerian Kesehatan Gaza, mendesak dunia internasional untuk mengirimkan bantuan medis darurat ke wilayah tersebut.

Dilansir dari CNN meskipun klaim tersebut belum dapat dikonfirmasi , eskalasi konflik telah memperburuk situasi kemanusiaan di wilayah tersebut.

Sementara itu, pihak militer Israel melaporkan jumlah korban tewas dari pihak mereka juga meningkat menjadi 1.400 orang, dengan 3.418 orang lainnya mengalami luka-luka pada hari Minggu.

Perang antara Israel dan Hamas tidak hanya terbatas di Gaza, tetapi juga telah meluas ke Lebanon. Tel Aviv terus menggempur perbatasan selatan Lebanon dalam upaya untuk menumpas kelompok Hizbullah yang dituding memberikan dukungan kepada Hamas dalam serangan terhadap negara mereka.

Akibat serangan Israel ke Lebanon, setidaknya 12 orang dilaporkan tewas.

Meskipun sudah berlangsung lebih dari sepekan, tampaknya belum ada tanda-tanda konflik akan mereda. Israel bahkan sedang mempersiapkan operasi militer besar-besaran di Jalur Gaza, yang dikhawatirkan akan memperburuk situasi kemanusiaan yang sudah genting di wilayah tersebut.

Krisis Bahan Bakar RS

Setelah diblokade secara menyeluruh oleh pasukan Israel. Pasokan listrik di rumah sakit di Gaza terputus dan pihak RS terpaksa menggunakan generator yang membutuhkan bahan bakar untuk mengoperasikannya. 

Sayangnya organisasi kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (OCHA) memperingatkan bahwa persediaan bahan bakar di rumah sakit Gaza kemungkinan akan habis dalam 24 jam ke depan.

Menteri Kesehatan Palestina Mai al-Kaila, menjelaskan seluruh jalur penyeberangan di Gaza ditutup, sehingga mustahil mendatangkan bahan bakar untuk pembangkit listrik atau generator yang sudah lama diandalkan oleh warga dan rumah sakit.

Sementara Badan Bantuan dan Pekerjaan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk pengungsi Palestina (UNRWA) mengatakan serangan Israel telah menciptakan "bencana kemanusiaan yang belum pernah terjadi sebelumnya"

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#perang hamas-israel

Berita Populer