Dewi Yuliani
Dewi Yuliani

Kamis, 12 Oktober 2023 17:08

A Hasbi Nur
A Hasbi Nur

Innalilahi, Dua Orang Tewas Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan di Sulsel

Total luas lahan yang terbakar diketahui seluas 824 dari sejumlah wilayah di Sulsel. Kabupaten Gowa dan Bantaeng masuk daerah rawan.

MAKASSAR, BUKAMATA - Dua orang tewas akibat kebakaran hutan dan lahan di Sulawesi Selatan (Sulsel). Keduanya menjadi korban dalam bencana alam ini.

"Ada dua korban meninggal. Satu di Bone dan satu lagi di Wajo. Bukan di kawasan hutan, tetapi bakar lahan sendiri," ujar Kepala DLHK Sulsel, A Hasbi Nur, kepada wartawan di Kantor Gubernur Sulsel, Kamis, 12 Oktober 2023.

Total luas lahan yang terbakar diketahui seluas 824 dari sejumlah wilayah di Sulsel. Kabupaten Gowa dan Bantaeng masuk daerah rawan.

"Sekarang masih ada kebakaran hutan di Bantaeng dan Gowa. Saat ini setidaknya sekira 200 hektare terbakar," ungkapnya. 

Kebakaran hutan dan lahan ini disebabkan warga yang membakar sampah. Mereka enggan membuangnya dan memilih dengan cara dimusnahkan.

Hal ini pun membuat kebakaran mudah terjadi karena dilakukan pada musim kemarau.

"Di Luwu Timur, terus Ajatappareng, seperti Barru. Itu dua yang paling besar potensinya (kebakaran hutan dan lahan), karena kita tahu orang tua enggan membersihkan lahannya dengan parang, tetapi dengan cara membakar," ucapnya.

Hasbi menambahkan, saat ini pihaknya sudah memerintahkan personelnya untuk melakukan pengawasan hutan. Hal ini untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan. (*)

Penulis : Abdul Mugni
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#DLHK Sulsel #A Hasbi Nur #Kebakaran lahan dan hutan