Wiwi : Senin, 02 Oktober 2023 11:47

BUKAMATA - Siang yang terik, urus anak tanpa henti, membuat Ibu Rahayu mengurungkan niat ke pasar untuk berbelanja. Ingin beli sayuran di pedagang keliling perumahan, pun tak mampu. Tak ada uang cash yang dipegang, akses ke atm juga cukup sulit.

Namun, wanita berusia 28 tahun ini, tak berhenti berpikir. Ia mencari cara untuk mempermudah hidupnya. Salah satunya menggunakan layanan digital Bank BCA Syariah Mobile.

Kata dia, selain mudah digunakan, BCA Syariah Mobile juga tersedia di seluruh ecommerce, sehingga mempermudah hidupnya dalam berbelanja. Bukan hanya untuk membeli pakaian, tapi juga kebutuhan rumah sehari-hari seperti sayuran dan ikan.

"Sejak menggunakan layanan digital Bank BCA Syariah, hidup saya terasa lebih mudah. Mau beli apapun, tak perlu keluar rumah,"ungkap Rahayu kepada Bukamata, Sabtu (30/9/23).

Rahayu menceritakan awal mula menggunakan layanan BCA Syariah Mobile. "Saya sebenarnya tidak mau pakai mbanking, karena takut dengan tidak keamanan keuangan digital saat ini. Tapi waktu itu saya buka-buka internet dan baca artikel soal Bca Syariah, entah kenapa saya berpikir untuk mulai menggunakan layanan ini,"ungkap Ibu 2 anak ini.

Kata Rahayu, layanan BCA Mobile memiliki sistem keamanan yang canggih, sehingga nasabah tak perlu khawatir dengan tindakan cyber crime yang marak saat ini.

"Jadi BCA Syariah ini memiliki teknologi yang sangat canggih, seperti inovasi rekognisi wajah (face recognition) pada proses pembukaan rekening secara online. Jadi aplikasi kita tidak bisa dibuka orang lain dengan cara apapun,"terang Rahayu.

BCA Syariah Mobile Mudah, Aman dan Amanah

Terkait hal itu, Direktur Teknologi Informasi BCA Syariah, Lukman Hadiwijaya mengatakan, BCA komitmen menjaga keamanan nasabahnya.  Salah satunya, layanan digital yang memiliki inovasi rekognisi wajah (face recognition) pada proses pembukaan rekening secara online.

Selain itu, terdapat pula kode akses dan m-PIN dalam bertransaksi di mobile banking BCA Syariah. Bahkan, komunikasi pun dilakukan secara terenkripsi menggunakan secure socket layer.
"Autentikasi ini memastikan bahwa informasi pribadi yang Anda kirim memiliki alamat yang benar dan bukan kepada penipu yang mencoba mencuri data pribadi,"terang Lukman.

Sedangkan pada infrastruktur IT, BCA Syariah mempunyai fraud detection system.

"Hal ini berfungsi untuk melihat anomali ketidakwajaran," ungkap Lukman, belum lama ini.

Sistem ini akan memberikan perhatian pada tranksi mencurigakan, misalnya transaksi nasabah dengan nominal yang besar di luar kebiasaan. Sistem ini juga mendeteksi adanya penggantian perangkat atau device.

"Misalnya pada suatu kasus, jangan-jangan mobile banking nasabah ini di-take over. Maka kita lihat anomali-anomali seperti itu. Kita gunakan sistem itu secara real time," tuturnya.

Dengan pengembangan dan inovasi yang berkelanjutan, pihaknya berharap dapat memudahkan masyarakat untuk menjangkau produk BCA Syariah melalui kanal perbankan elektronik.