Hikmah : Rabu, 20 September 2023 12:57

BUKAMATA - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan atau Zulhas, mengungkapkan pandangannya bahwa Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir adalah calon kuat yang akan mendampingi Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Prabowo Subianto, sebagai calon wakil presiden (cawapres) dalam Pemilihan Presiden 2024 mendatang. Pernyataan ini memperoleh apresiasi dari Erick Thohir.

Erick Thohir memberikan tanggapannya terkait isu tersebut di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Rabu (20/9/2023). Dia menyatakan, "Saya tentu mengapresiasi hasil survei. Artinya apa? Kan kinerja kita kan baik dan tentu justru itu membuat beban saya tersendiri supaya kembali target-targetnya tetap baik. Apakah di BUMN, apakah hari ini di sepak bola U-17 timnas, dan lain-lain, ya tentu ini hal yang menjadi pemacu kita."

Erick Thohir mengungkapkan bahwa hubungannya dengan Zulkifli Hasan telah terjalin baik selama bertahun-tahun, dan persahabatan ini kemungkinan besar menjadi alasan Zulkifli Hasan mengusulkan namanya sebagai cawapres untuk Prabowo Subianto. Erick juga menyatakan bahwa keputusan mengenai capres dan cawapres merupakan kewenangan dari koalisi partai politik.

"Saya pastikan hubungan saya dengan Pak Zulhas itu kan memang hubungannya sejak lama dan sangat baik di mana keluarga kita juga bersahabat dan di situlah mungkin dari pihak Pak Zulhas dan PAN sendiri punya komitmen. Tentu saya apresiasi. Tapi kan kembali ini kan koalisi. Tidak bisa istilahnya mendorong-mendorong pertemuan pribadi, tidak," jelasnya.

Erick Thohir menegaskan bahwa saat ini fokusnya adalah pada tugas-tugasnya sebagai Menteri BUMN dan upaya-upaya untuk memberikan kontribusi positif kepada bangsa dan negara. Ia juga menjelaskan bahwa hingga saat ini belum pernah berbicara tentang Pemilihan Presiden 2024 dengan Prabowo Subianto.

Isu-isu terkait calon presiden dan calon wakil presiden selalu menjadi topik perbincangan hangat dalam politik Indonesia menjelang pemilihan presiden. Keputusan akhir mengenai cawapres Prabowo Subianto masih menjadi perdebatan dalam koalisi partai politik, dan pihak-pihak terkait terus memantau perkembangan politik yang terjadi di Indonesia.

Sementara itu, Prabowo Subianto, ketua dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), juga belum memberikan pernyataan resmi terkait cawapres yang akan mendampinginya dalam Pemilihan Presiden 2024.

Pemilihan tersebut diharapkan akan menjadi momen penting dalam demokrasi Indonesia, dan nama-nama potensial untuk cawapres telah menjadi topik perbincangan di kalangan politisi dan masyarakat luas.

Isu-isu politik selalu menjadi sorotan di tengah-tengah persiapan menuju pemilihan presiden, dan para pemimpin politik seperti Erik Thohir terus memantau dan merespons perkembangan politik yang terjadi di Indonesia.