MAKASSAR,BUKAMATA - Babak baru kasus klub sepak bola PSM yang diisukan mengalami kendala keuangan muncul ke permukaan.
Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares dikabarkan terpaksa menjual sejumlah penghargaan hasil pertandingannya selama jadi pengatur strategi di klub Ayam Jantan dari Timur ini.
Bukan hanya itu, istri Mantan CEO PSM Munafri, Melinda Aksa memasang instagram story yang meminta dukungan kepada para fans PSM dengan cara membeli tiket pertandingan meski tidak bisa datang langsung ke stadion BJ Habibie di Parepare.
"Musim lalu stadion selalu penuh dan klub terbantu dengan itu, kalau skrg ada masalah, kalau mau bantu sudah tahu kan solusinya...," tulisnya dalam unggahan tersebut
"Kalau katanya perjalanannya mahal beli tiket saja tak perlu datang, juara tahun lalu sudah diberikan oleh klub, apa yang kita bisa berikan untuk 'kebanggaan' kita sekarang?" lanjutnya
Sebelumnya, diketahui manajemen PSM memiliki hutang piutang dengan seorang perempuan bernama Shesie Erisoya. PSM diketahi memiliki utang dengan jumlah yang mencapai milyaran rupiah terhadap mantan sekretaris Munafri tersebut.
Kuasa Hukum Erisoya Agus Amri menyebut, kliennya merasa ditipu oleh Appi dan Sadikin. Sebab kedua petinggi tim julukan Juku Eja ini pernah mengeluarkan cek kosong atau fiktif senilai Rp 500 juta terkait pembayaran sisa utang sebesar Rp 5,6 miliar.
" Cek kosong itu dikeluarkan oleh salah satu perusahaan penjamin pada 2021. Setelah cek senilai ratusan juta itu hendak dicairkan ternyata fiktif," kata Agus kepada Bukamatanews Jumat 1 September 2023.
BERITA TERKAIT
-
APEKSI 2026 di Medan, Munafri Perluas Jejaring Demi Kemajuan Makassar
-
PSM Lepas Victor Dethan, Bintang Muda Juku Eja Kini Diburu Klub Besar
-
Ketua Dewan Lingkungan Hidup Launching Sentra Tukar Sampah dan 50 Urban Farming di Tallo
-
Wali Kota Makassar Apresiasi Inovasi Urban Farming di Tammua, Terintegrasi dengan Sentra Tukar Sampah
-
Piala Dunia 2026: MO PSM Makassar Sulaiman, Ramal Jepang Bakal Ukir Sejarah Baru