MAKASSAR,BUKAMATA - Sejumlah daerah di Sulawesi Selatan (Sulsel) kini merasakan dampak buruk dari fenomena El Nino yang sedang berlangsung.
Kondisi ini telah mengakibatkan penderitaan bagi warga setempat, termasuk Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), kekurangan air bersih, dan ancaman gagal panen.
Dilansir dari Detiksulsel, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palopo melaporkan bahwa sebanyak 2.200 warga mengalami ISPA sebagai akibat dari fenomena El Nino.
Kondisi ini memerlukan perhatian serius dalam penanganan kesehatan masyarakat.
Sementara itu, Pemerintah Kota Makassar telah menetapkan status tanggap darurat kekeringan sebagai respons terhadap musim kemarau yang berkepanjangan.
Kepala Bidang (Kabid) Humas PDAM Kota Makassar M. Idris Tahir mengungkapkan, dampak kekurangan air baku adalah berkurangnya suplai bagi pelanggan. Tahun ini diperkirakan dampak kemarau panjang lebih terasa karena fenomena el nino.
"Kita sesuai perkiraan BMKG itu baru ada hujan Oktober atau November. Jadi kekurangan air baku itu bukan lagi potensi, tapi sudah berkurang Juni-Juli," kata Tahir
Di sisi pertanian, situasinya tidak lebih baik. Kabupaten Sidrap melaporkan bahwa sekitar 2.000 hektare lahan sawah terancam gagal panen karena kekeringan yang melanda.
Kabupaten Pinrang juga terkena dampak serius dengan sekitar 3.728 hektare lahan sawah mengalami kekeringan, di mana 210 hektare di antaranya berada dalam risiko gagal panen.
Upaya Pemerintah
Menyikapi kondisi yang semakin memburuk akibat El Nino, Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, menyoroti masalah ketahanan pangan di Sulsel, terutama mengenai dampak dari kekeringan yang dapat disebabkan oleh fenomena El Nino.
Ia berencana untuk mengambil langkah-langkah proaktif dalam mengatasi dampak tersebut, termasuk potensial melakukan rekayasa cuaca untuk mengantisipasi kekeringan yang berkepanjangan.
Program ini diharapkan dapat menjadi solusi yang efektif untuk mengatasi dampak kekeringan yang terjadi di Sulsel dan membantu masyarakat setempat menghadapi tantangan ini.
BERITA TERKAIT
-
Antisipasi El Nino, Bupati Luwu Utara Usulkan Penguatan Irigasi dan Pompanisasi ke Kementan
-
Dugaan Korupsi Bibit Nanas, Eks Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin Ditahan Kejaksaan
-
Mentan Ingatkan Kadis Pertanian se Indonesia Lakukan Percepatan Tanam
-
Hasil Panen Tembus 7,3 Ton Per Hektare Ditengah El Nino, Petani di Bone Ungkap Rahasianya
-
Pj Gubernur Sulsel Ingin Kembalikan Kejayaan Kota Parepare Sebagai Pusat Niaga