Hikmah
Hikmah

Senin, 28 Agustus 2023 09:53

lokasi pembangunan Rusun untuk ASN di IKN (dok:Kementerian PUPR)
lokasi pembangunan Rusun untuk ASN di IKN (dok:Kementerian PUPR)

Pemerintah Siapkan 47 Tower Rusun, PNS Mulai Bisa Tinggal di IKN Juli 2024

Proyek pembangunan 47 tower rumah susun (rusun) di Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur, yang akan menjadi tempat tinggal bagi aparatur sipil negara (ASN) dan personel pertahanan dan keamanan (hankam) ditargetkan akan selesai pada Juli 2024. ASN dapat mulai tinggal di Rusun tersebut setelah selesai masa pembangunan

BUKAMATA - Pemerintah Indonesia telah memulai langkah konkret untuk menyediakan tempat tinggal bagi aparatur sipil negara (ASN) dan personel pertahanan dan keamanan (hankam) di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kalimantan Timur.

Sebanyak 47 tower rumah susun (rusun) akan dibangun dalam proyek ini.
Kontrak pembangunan 47 tower rusun tersebut telah ditandatangani oleh pemerintah. Pembangunan akan dilaksanakan selama 19 bulan, dengan target seluruhnya selesai pada Desember 2024.

"Minimal pada Juli 2024 sudah terbangun 12 tower beserta furnitur, sehingga sudah dapat langsung dihuni. Ditargetkan pada akhir bulan 2024 rampung seluruhnya," ungkap Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PU-Pera, Iwan Suprijanto.

Rusun ASN-hankam ini akan berada di kawasan inti pusat pemerintahan (KIPP) zona 1A IKN, dengan total lahan seluas 45,91 hektar. Setiap tower akan memiliki tinggi 12 lantai.

Lantai satu dan dua akan digunakan sebagai tempat umum atau ruang publik. Sementara itu, 10 lantai sisanya akan dijadikan sebagai hunian.

Iwan menjelaskan bahwa secara keseluruhan, dari 47 tower rusun, terdapat total 2.820 unit dengan tipe 98 m2 untuk setiap unitnya. Dari jumlah tersebut, terdapat 31 rusun untuk ASN yang dapat menampung 5.580 orang.

Selanjutnya, ada juga rusun untuk personel POLRI dan Badan Intelijen Negara (BIN), serta rusun untuk pasukan pengamanan presiden (Paspampres). Jumlah unit keseluruhan mencapai 960 unit, yang dapat menampung 2.880 personel.

Pembangunan 47 tower Rusun ASN-Hankam ini melibatkan enam paket pekerjaan fisik dan empat paket manajemen konstruksi. Total anggaran yang dialokasikan mencapai Rp9,4 triliun, yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Iwan menegaskan pentingnya profesionalisme, kecepatan kerja, dan produktivitas dari para penyedia jasa, pejabat pembuat komitmen (PPK), dan kepala satuan kerja (Kasatker) dalam menyelesaikan proyek hunian ASN di ibu kota baru.

"Kita juga dituntut tidak hanya merencanakan bangunan yang canggih, tapi juga mendukung pengurangan efek gas rumah kaca," jelas Iwan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#IKN #Rusun ASN