BUKAMATA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, nilai akademis yang sempurna tak akan ada artinya jika seorang anak muda tak memiliki budi pekerti dan moral yang baik.
Hal tersebut disampaikan Jokowi di depan para pelajar saat meresmikan Pembukaan Muktamar XXIII Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) 2023 di Kabupaten Deli Serdang, Medan, Sumatera Utara, dilansir Minggu (20/8/23).
"Tidak ada gunanya nilai sekolah 10. Enggak ada gunanya kalau moralnya nol. Kalau budi pekertinya tidak baik. Setuju?" kata Jokowi.
Ia juga sebelumnya menyoroti bagaimana generasi muda saat ini tumbuh di era digital. Jokowi berpesan agar para pelajar bisa menguasai, mengembangkan, dan memanfaatkan teknologi yang ada untuk kesejahteraan banyak orang.
"Memang semua yang serba digital ini membuat generasi muda lebih unggul, karena memang tumbuh di era digital. Dari awal sudah native digital. Oleh karena itu, pesan saya, pelajari, kuasai dan kembangkan, dan manfaatkan semuanya untuk kesejahteraan umat," tegas Jokowi.
Jokowi juga berharap para anak muda bisa menjadi generasi yang tangguh. Tak hanya menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), tapi juga memiliki budi pekerti luhur serta moral yang baik.
Dalam kesempatan yang sama, Jokowi juga berharap agar pelajar Muhammadiyah bisa menjadi teladan yang baik bagi anak muda lainnya. Utamanya soal moral, budi pekerti, dan mental yang hebat.
"Buat saya, itulah sosok pelajar Muhammadiyah idaman," ucap Jokowi.
BERITA TERKAIT
-
Sekjen PSI Sebut Ada Pihak Sebar Hoaks untuk Adu Domba Prabowo, Gibran, dan Jokowi
-
Grace Natalie Pernah Nangis-nangis Rayu Jokowi Kembali ke PSI
-
Projo Sebut Tuduhan Ijazah Palsu Jokowi Cuma Isu Murahan
-
Tim Jokowi Minta Tak Ada Lagi Perdebatan Soal Dugaan Ijazah Palsu
-
Hentikan Penyidikan, Bareskrim Tegaskan Ijazah S1 UGM Jokowi Asli