BUKAMATA - IPB University segera merespon musibah terbakarnya laboratorium yang menyebabkan kehilangan seorang mahasiswa dengan membentuk tiga tim tindak lanjut. Rektor IPB, Arif Satria, memimpin koordinasi dalam upaya menetapkan langkah-langkah yang tepat.
Tim Investigasi akan bekerjasama dengan pihak kepolisian untuk mendalami kronologis kejadian, serta meninjau prosedur operasional standar (SOP) dan elemen lain yang relevan. Sementara Tim Evaluasi Laboratorium akan melakukan pengecekan fasilitas dan alat-alat laboratorium di seluruh kampus IPB, khususnya perangkat berisiko tinggi.
Selain itu, Tim Keselamatan Kerja di kampus dibentuk untuk memastikan keselamatan selama kegiatan akademik, pengabdian masyarakat, serta kehidupan kampus secara umum. Tim-tim ini akan dikomandoi oleh Prof. Agus Purwito, Sekretaris Institut IPB.
Langkah tindak lanjut ini menunjukkan tanggung jawab IPB dalam menjaga keamanan dan keselamatan bagi seluruh anggota kampusnya. Sebelumnya, musibah laboratorium terbakar menyebabkan seorang mahasiswi meninggal dunia saat sedang melakukan analisis.